Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan PLN Kalbar

Pontianak -Dalam upaya mengurangi penyebaran wabah Covid-19, PLN Kalbar lakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum dan pusat keramaian seperti masjid, pasar serta sekolah di Kota Pontianak dan Kubu Raya, serta menyediakan wastafel umum sebanyak 20 unit yang dapat dipergunakan warga untuk mencuci tangan dibeberapa lokasi pasar yang ada di Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Singkawang, Sambas, Sanggau, dan Sintang .

Melalui program PLN Peduli, juga diserahkan bantuan berupa 18 unit alat semprot dan cairan disinfektan di Pontianak, Kubu Raya, Sanggau, Singkawang dan Ketapang.

Kegiatan sudah mulai dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Maret lalu dengan penyemprotan disinfektan dibeberapa lokasi, diantaranya di SD IT Darul Ihsan, Masjid Az Zakiyyah, Masjid Ramadhan, SMK Negeri 1, Masjid Darul Solihin dan Surau Al-Ikhlas.
Dalam pelaksanaan program ini PLN bekerjasama dengan Kampung Bikers, Relawan Pemadam Kebakaran Borneo Swadesi, volunteer dari komunitas dan Lembaga di masing-masing kabupaten.

General Manager PLN UIW Kalimantan Barat, Agung Murdifi mengatakan, dengan memanfaatkan program dan sumber daya yang ada, PLN ingin turut serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Melalui program PLN Peduli, bantuan yang diberikan kami fokuskan pada area-area publik seperti sekolah, pasar dan masjid. Sedangkan melalui program YBM (Yayasan Baitul Maal) PLN Kami juga sudah melakukan penyemprotan di beberapa masjid di provinsi Kalimantan Barat, salah satunya Masjid Raya Mujahidin. Semoga seluruh usaha yang kita lakukan dapat membantu Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Covid-19,” kata Agung.

Ia juga mengatakan melalui program PLN Peduli pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar 100 juta rupiah yang terdiri dalam beberapa program bantuan, seperti peralatan APD (cover all) medis kerjasama sinergi BUMN Kalbar yang akan diserahkan ke Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Kalbar.

Sumber : Humas PLN Persero UIW Kalbar