WRC LAN Ketapang : Waspada Covid-19 Bukan Harus Takut Namun Tetap Waspada

Delikcom, KETAPANG – Lembaga Anti Narkotika (LAN) telah hadir 2 tahun yang lalu di Ketapang bukan saja sebagai Organisasi berfungsi sebagai Penyambung Pemerintah Republik Indonesia dalam hal menyampaikan, melaksanakan dan funsi kontrol kepada masyarakat berkenaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Pada saat musibah corona ini LAN Ketapang melalui Divisi Walet Reaksi Cepat (WRC) mengajak warga Ketapang untuk tidak panik atau takut terhadap virus corona (covid 19).

“LAN Ketapang beberapa waktu yang lalu telah melakukan berbagai Kegiatan Sosial diantaranya melakukan penyemprotan di Desa Payak Kumang dan Kelurahan sampit, kegiatan ini dilakukan di tempat di tempat-tempat ibadah seperti surau, masjid, fasilitas umum bahkan tempat tinggal masyarakat,” kata Rahmat Kartolo, Kabid WRC LAN Ketapang, Jumat (10/4).

Dikatakannya, Virus ini secara kasap mata memang tidak nampak oleh mata manusia, akan tetapi bisa dirasakan manakala seseorang telah terpapar dan atau terjangkit olehnya.

“Oleh karena itu kita yang sehat untuk senantiasa menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan kita. Ada beberapa himbauan Pemerintah telah disampaikan kepada kita semua masyarakat diantaranya untuk tinggal dirumah, menggunakan masker, menjaga jarak, tidak bersentuhan fisik dan senantiasa mencuci tangan. Jika kita senantiasa ingat akan pesan sederhana ini, insya Allah kita akan menjaga kesehatan kita sendiri, keluarga kita dan lingkungan di mana kita berada,” pintanya.

Rahmat menghimbau kepada kita semua masyarakat Ketapang untuk tidak membullying warga kita berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawan (PDP).

“Justru saudara kita seperti itu harus saling menguatkan diantara kita, dengan cara berbagi antara yang mampu kepada saudara-saudara kita tersebut. Saat inilah kita tumbuh kembangkan semangat kegotong royongan kita, kepedulian kita untuk saling membantu. Bukan malah sebalik mengambil keuntungan dalam kesempitan saat ini,” tuturnya.

Menurutnya, hampir semua sendi kehidupan terdampak yang paling berat adalah soal ekonomi, hampir semua masyarakat terdampak, maka dari itu soliditas dan solidaritas dituntut untuk saling membantu satu sama lain. (Wan)