Penanggulangan Pandemi Covid-19, Pemda Selalu Lamban Bergerak

Delikcom.com, KETAPANG – Dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Ketapang sebanyak Tiga orang, semakin membuat keresahan masyarakat, bearti wabah tersebut masih bergentayangan yang tidak tau gerangan siapa lagi menjadi korban berikutnya.

“Penambahan positif tersebut merupakan anak kita yang datang dari menuntut ilmu di Temboro pulau Jawa, Anehnya masih ada 29 pelajar belum di Rapid tes, ini mesti Pemda melakukan langkah cepat dan bukan berbicara atas dasar mau tidaknya anak tersebut di periksa tentu sesuai SOP harus mau dengan cara medis melakukan komunikasi persuasif itu yang mesti dilakukan,” kata Muhaiyan Siddik, Wakil Ketua Organisasi dan Keanggotaan DPD NasDem Ketapang juga Pemerhati Sosial Masyarakat, Selasa (26/5/20).

Muhaiyan mengaku, permasalahan ini menyangkut jiwa manusia dan masa depan anak bangsa yang menjadi tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan, bukan sikap masa bodoh dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, karena sebagai pemimpin sudah diamanahkan dalam Undang-undang Dasar 1945 (UUD 1945) bahwa setiap anak bangsa sudah sepantas nya untuk Hidup layak dan dijamin hidup sehat oleh Negara.

” Artinya sebagai pemimpin mesti berani sakit sebelum rakyatnya sehat dan berani lapar jika rakyat belum kenyang. Itulah jiwa pemimpin yang melayani, bukan sebaliknya minta dilayani,” tuturnya.

Ia menambahkan, Sementara terkait dengan anggaran yang di post kan untuk penanganan Pandemi Covid-19 sangat luar biasa hingga ratusan Milyar, artinya dari sisi anggaran tidak menjadi permasalahan dalam bertindak, tinggal secara teknis penanganan dilapangan saja yang terpenting semua diselamatkan itu utamanya.

” Mengenai masih adanya pelajar dari Temboro sebanyak 29 orang yang belum dilakukan Rapid tes semestinya hal ini tidak terjadi apabila di berikan pemahaman yg sesuai SOP dan bila perlu dilakukan swab PCR, agar tidak menjalar kemana-mana, tujuan Anggaran yang besar tersebut kan untuk pencegahan Covid-19 itu sasaran dan harapan kita bersama,” tukasnya. (Wan)