Jumlah Pasien Corona di Ketapang Dinyatakan Sembuh Bertambah 4 Orang

Delikcom.com, KETAPANG – setelah 2 kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Ketapang dinyatakan sembuh, kini bertambah lagi sebanyak 4 orang orang pasien yang dinyatakan sembuh sehingga saat ini di Kabupaten Ketapang total pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 6 orang, setelah hasil tes swab dinyatakan negatif.

4 pasien yang dinyatakan sembuh antara lain, kasus 05, perempuan usia 34 tahun berasal dari Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan, Kasus 07 laki-laki usia 60 tahun berasal dari Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan, Kasus 08 laki-laki usia 61 tahun berasal dari kelurahan Kauman dab kasus 11 perempuan usia 2 tahun berasal dari kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa hari ini untuk Kalbar terdapat 5 kasus konfirmasi posirif yang dinyatakan sembuh sesuai hasil tes swab di Balitbangkes Jakarta dan Laboratorium Universitas Tanjungpura (Untan).

“2 kasus sembuh klaster jamaah tabligh asal Ketapang dan 3 kasus dari Pontianak. Jadi untuk Ketapang dari 21 kasus positif sudah ada 6 orang yang dinyatakan sembuh,” katanya, Sabtu (6/6/2020).

Baca Juga:  Dirsismet Pusterad Puji Sinergitas TNI Dengan Forkopimda Ketapang Dan Kayong Utara

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami mengatakan saat ini telah terdapat 6 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah dua berturut-turut hasil swab dinyatakan negatif. Total sudah 6 orang sembuh, yang pertama pasien dari nanga tayap, kemudian dari marau dan kemarin (Jumat-red) dan hari ini (Sabtu-red) ada 4 orang yang dinyatakan sembuh.

“Keempatnya hari senin akan kita pulangkan dan mereka saat ini sudah dipindahkan tidak lagi diruangan untuk pasien positif,” terangnya.

Rustami menambahkan, untuk 15 pasien positif lainnya saat ini masih menjalani perawatan dan isolasi sembari menunggu hasil tes swab untuk memastikan apakah mereka sudah terbebas dari virus corona atau belum.

“Jadi kita sangat serius menangani mereka, kenapa waktunya lama karena proses menunggu swab memakan waktu lama, terlebih prosedur kesehatan untuk menyatakan pasien sembuh harus melalui dua kali tes swab secara berturut-turut jadi jika pasien itu tes swab pertama negatif kemudian kedua positif maka belum bisa dikatakan sembuh dan harus dilakukan tes swab kembali, jadi harus dipahamai seperti itu protapnya,” tegasnya. (wan)