Kajari Ketapang Inisiator Pembangunan Posko Bencana Karhutla

Delikcom.com, KETAPANG – Peletakan tiang pertama pembangunan Posko Pencegahan, Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan, Lahan dan Kebun di Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) Kabupaten Ketapang, Jum’at (24/7/20).

Pembangunan Posko Pencegahan, Penanggulangan Bencana Karhutla dan Kebun merupakan inisiasi dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, Dharmabella Tymbazs.

Pada kesempatan itu Bupati Ketapang memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada pihak Kejaksaan yang baik secara langsung maupun tidak langsung berperan aktif sebagai inisiator sektor yang pertama pendirian Posko.

“Apresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri ketapang dalam fokusnya turut aktif untuk membantu dalam penanggulangan bencana kebakaran karena ini merupakan tanggung jawab bersama bukan tanggung jawab masing-masing sektor,” ujar Martin Rantan.

Sementara itu, Kajari Ketapang Dharmabella Tymbazs menerangkan bahwa pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan pemancangan tiang pancang untuk pembangunan kegiatan Posko Bencana Karhutla.

” Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya di kantor Kejari yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Ketapang untuk mengumpulkan pihak-pihak terkait yang dianggap perlu yang dianggap bisa ikut andil berperan aktif dalam penanggulangan bencana dihadiri oleh forkopimda, Kepala Desa dan pihak terkait lainnya,” terang Kajari Ketapang.

Ditambahkannya, pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan sebidang tanah hibah dari pemilik tanah yaitu Haji Jamsi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang seluas 20 M X 20 M.

” Ini merupakan tanggung jawab bersama sebagai bukti kepedulian kemanusiaan yang dilakukan oleh Kejaksaan yang kebetulan juga ini rangkaian kegiatan dalam rangka hari Bhakti Adhyaksa ke-60 yang dilakukan pemancangan tiang pertama pembangunan Posko bencana kebakaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kajari menyatakan bahwa sejak awal kita lalukan gerakan secara intens dengan pihak Yayasan Taman Nasional Gunung Palung sehingga saling bersinergi.

” Kejaksaan dalam hal ini juga mengandeng beberapa NGO yang terdiri dari IAR, FFI, TBI, PMP, Manggala Agni, BNPB dan BRG,” tukasnya. (wan)