Martin Rantan : Jangan Mengkorupsi Dana Covid-19

Delikcom.com, KETAPANG – Hingga akhir Juli 2020 penggunaan dana Covid-19 di Kabupaten Ketapang telah mencapai 46 persen. Dana tersebut tak hanya difokuskan untuk dampak kesehatan namun juga dampak ekonomi dan dampak sosial masyarakat dari total 105 milyar rupiah yang bersumber dari refokusing realokasi dan rasionalisasi anggaran.

Bupati Ketapang Martin Rantan yakin akhir tahun 2020 dana tersebut akan terserap 100 persen. Menurutnya akibat adanya refokusing dan reaolkasi anggaran, banyak rencana pembangunan yang tertunda. Hal itu terpaksa dilakukan demi misi kemanusiaan agar Kabupaten Ketapang bebas dari covid-19.

Martin Rantan mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak mengkorupsi dana Covid-19. Orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut menekankan agar penggunaan dana covid-19 harus seseuai perentukkan dengan sebaik mungkin.

“Saya ingatkan kepada seluruh jajaran yang sudah mengalami refokusing anggaran, supaya melaksanakan kegiatan ini dengan baik, tidak mengotak-atik anggaran, memotong anggaran atau dalam tanda petik, mohon maaf mengkorup dana tersebut, karena ini dana untuk penyelamatan jiwa-jiwa, kemanusiaan, khususnya dimasa pandemi Covid-19 ini,” ujar Martin belum lama ini.

Martin Rantan menegaskan, agar seluruh jajarannya dapat menggunakan dana tersebut dengan sebaik mungkin tanpa melakukan penyimpangan, karena sangsi tegas telah dipersiapkan aparat penegak hukum untuk oknum yang terbukti melakukan penyelewengan anggaran kemanusiaan tersebut.

Calon pertahana pada Pilkada Kabupaten Ketapang 2020 itu juga juga mengajak seluruh jajarannya bekerja bersama agar dana penanganan Covid -19 dapat disalurkan secara efektif transparan dan akuntabel demi mencegah terjadinya korupsi. (wan/Pk)