Tokoh Masyarakat, H Asmuni/Lakok Resmi Berikan Dukungan Kepada Martin Rantan

Delikcom.com, KETAPANG – H Asmuni atau biasa yang disapa dengan panggilan H Lakok, salah satu tokoh masyarakat resmi memberikan dukungannya kepada bakal calon Bupati Ketapang Martin Rantan yang sebelumnya dilakukan penandatanganan kesepakatan antara keduanya yang tujuannya adalah untuk masyarakat umum.

Penandatanganan kesepakatan atau kontrak politik antara H Lakok dengan Martin Rantan berlangsung di kediaman H Lakok Jalan H Agus Salim Kecamatan Delta Pawan Ketapang, Rabu (12/8/20).

H Lakok menyampaikan apabila dukungan ini berhasil ada beberapa point yang disampaikan dan menjadi janji politik yaitu kesejahteraan masyarakat dalam waktu dekat H Lakok meminta agar keberadaan air bersih atau air ledeng masuk ke Desa Banjarsari Kecamatan Kendawangan.

“Selama ini sudah berpuluh tahun masyarakat Banjar Sari tidak merasakan air bersih. Air bersih selama ini mengalir hanya sampai pasar Kendawangan, itu tidak sampai ke Banjar Sari, selama ini masyarakat Banjar Sari mendapatkan air bersih, beli. Satu tangki bisa Rp 100 ribu sampai Rp150 ribu,” Katanya, Kamis (13/8/20).

Didalam kesepakatan itu juga H Lakok meminta agar dana Coorporate Social Responsibility (CSR) semua perusahaan yang berada di Kabupaten Ketapang harus melalui satu pintu dan dibuka secara transparan.

“Ini sangat penting sekali mengingat dengan berjalannya CSR dari semua perusahaan bisa memberikan manfaat baik dibidang pembangunan, insfrstruktur maupun lainnya yang dirasakan semua masyarakat Kabupaten Ketapang,” paparnya.

Ditambahkannya, kontrak politik kami dalam waktu dekat saat beliau masih menjabat Bupati Ketapang sekarang, dalam jangka panjang banyak lagi point yang kami sepakati, intinya untuk pemerataan pembangunan, transparan, tanpa membedakan suku dan agama. Semuanya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya resmi mendukung Martin-Farhan karena saya yakin pasangan Martin Rantan dapat memenangkan Pilkada 2020, sekarang pun Martin masih menjabat sebagai bupati, jadi kontrak politik dalam jangka pendek dapat segara dijalankan,” imbuhnya.

Ditegaskannya, kalaupun setelah perjanjian politik ini tidak dilaksanakan ketika Martin Rantan kembali terpilih sebagai Bupati Ketapang maka ini menjadi dasar untuk menuntut janji yang sudah di sepakati.

” Saya akan berada didepan untuk menuntut janji politik ini apabila Martin Rantan kembali terpilih dan ingkar dari kesepakatan. Karena yang saya perlukan bukan hanya janji tapi bukti nyata yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang ini,” tegasnya. (Dc)