Pemkab Ketapang Akomodir Permohonan Masyarakat Kendawangan

Delikcom.com, KENDAWANGAN – harapan masyarakat kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang khususnya warga Desa Banjar Sari meminta kepada pihak Pemerintah Daerah untuk mengaliri air bersih melalui PDAM. Pernyataan tersebut disampaikan pada saat kunjungan kerja Bupati Ketapang ke kecamatan Kendawangan, pada Senin (7/9/20).

Tokoh masyarakat Kendawangan, H Asmuni atau H Lakok meminta kepada Pemkab Ketapang untuk mendorong percepatan untuk merealisasikan program air bersih Desa Banjar Sari itu sebelum Bupati Ketapang Martin Rantan cuti pada 26 September 2020 nanti karena warga Desa Banjar Sari telah lama mendambakan masuknya aliran air bersih ke daerahnya.

“Kalau target saya sebelum pak Martin cuti tanggal 26 September 2020 itu air ledeng sudah jalan di Desa Banjar Sari termasuk di Desa Kendawangan Kiri yang berbatasan dengan Banjar Sari itu,” harap Asmuni.

Ia meminta petugas PDAM serius melakukan pengecekan langsung aliran air bersih dan melakukan pembenahan kalau terdapat halangan terhadap aliran air yang tersumbat atau terkendala.

“Kami minta petugas PDAM benar-benar mengecek secara langsung, air bersih itu hanya bisa mengalir sampai di lokasi mana. Dan yang tidak mengalir di lokasi mana. Nah disitu lah yang kita bedah nanti. Informasi dari PDAM kemarin dari titik yang tidak ngalir ke Desa Banjar Sari itu sekitar 2 km. Kami minta ini harus disegerakan,” ujar Tokoh Masyarakat Kecamatan Kendawangan, H. Asmuni (Lakok).

Sementara itu menanggapi permintaan warga, Bupati Ketapang, Martin Rantan telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk menambah jaringan perpipaan hingga sampai ke daerah yang belum teraliri air PDAM pada APBD perubahan 2020 ini.

“Kebetulan Kepala Dinas PU ada, kita akan menambah jaringan perpipaan, perpipaan sehingga sampailah ke daerah tersebut. Cuman yang belum ada itu dana untuk sambungan rumah. Tapi itu nanti coba kita pikirkan, hasil kunjungan ini, saya akan merapatkan tim anggaran pemerintah daerah, supaya dalam APBD perubahan ini dapat ditangani, dapat dilakukan pembangunan atau meneruskan pembangunan tersebut,” papar Martin.

Tak hanya pelayanan PDAM, Pemkab Ketapang juga akan melakukan perbaikan pada beberapa ruas jalan di Kendawangan yang kini kondisinya memperlihatkan.

“Pada APBD Perubahan ini saya kembali menugaskan kepada Dinas PU, melalui dana perawatan jalan dan jembatan. Walaupun belum banyak, tetapi sudah ada bukti pemerintah hadir di Kendawangan ini,” pungkasnya. (wan)