Wartawan Dilarang Meliput Pencabutan Nomor Urut, Berikut Klarifikasi Ketua KPU

  • Whatsapp

Delikcom.com, KETAPANG – Terkait kekecewaan awak media di Ketapang yang dilarang masuk ke ruangan oleh oknum staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang untuk liputan acara Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Pengumuman nomor urut Pasangan Calon dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang Tahun 2020 di bal room hotel Borneo jalan Dr Sutomo Kecamatan Delta Pawan, Kamis (24/9), Ketua KPU Ketapang, Tedi Wahyudin mengaku sama sekali tidak pernah mengintruksikan kepada jajarannya untuk melarang awak media resmi dalam peliputan.

” Saya sama sekali tidak pernah mengintruksikan kepada jajarannya untuk melarang awak media resmi dalam peliputan. Memang jumlah peserta kita batasi terkait protokol kesehatan tapi untuk rekan-rekan media resmi ini bukan peserta dan tidak mendapat undangan namun mereka diperboleh untuk melakukan aktivitas jurnalistik karena kami sangat terbantu dalam hal penyampaian informasi kepada publik,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Tedi menambahkan, kejadian ini mungkin ada terjadi miss komunikasi di pihak sekretariat KPU Ketapang. Kalau di rapat pleno pihaknya sama sekali tidak ada membahas pelarangan awak media

“Yang dilarang masuk ini Paslon yang membawa media internal mereka, kalau media resmi boleh mungkin ada miss komunikasi di sekretariatan dan akan kami lakukan evaluasi,” ungkapnya. (Wan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
(Visited 1 times, 1 visits today)

Pos terkait