PDAM Ketapang : Pekerjaan Perbaikan Air Ledeng Desa Banjar Sari Sesuai Target

Delikcom.com, KENDAWANGAN – Setelah di deadline pekerjaan perbaikan jaringan pipa ledeng harus mengalir ke Desa Banjarsari dan pasar Kendawangan sebelum Bupati Ketapang Martin Rantan SH. M.Sos cuti per 26 September 2020, akhirnya pihak PDAM harus bekerja ektra keras guna memenuhi target tersebut.

Juta ST. Direktur PDAM Ketapang saat ditemui awak media ini di Kendawangan Sabtu (26/9/2020) mengklaim pekerjaan perbaikan air ledeng khususnya di Desa Banjarsari sesuai target.

” Pekerjaan sudah sesuai target sekarang pipa induk arah Desa Banjarsari dan pasar Kendawangan sudah mengalir cuma kendala pipanisasi untuk kerumah yang sudah banyak tidak berfungsi karena maklum sudah belasan tahun tidak mengalir dan banyak yang sudah dibongkar oleh warga, namun sampai ini kami bersama tim tidak peduli siang dan malam tetap membenahi pipa yang tersumbat agar bisa mengalir kembali,” jelasnya, Mingggu (27/9).

Mesti diakuinya banyak pipa induk yang perlu perbaikan dan penggantian nanti itu pekerjaannya akan di teruskan pihak Dinas PUPR Ketapang.

” Yang pasti kami bisa memastikan bahwa pipa induk sudah bisa mengalir agar kami dapat melanjutkan program selanjutnya, kelak setelah mengalir normal warga dipersilahkan untuk daftar agar kilometer air bisa dipasang kembali tentunya ini menyangkut administrasi dan operasional PDAM,” ujarnya.

Juta menambahkan bahwa gaji karyawan PDAM Kendawangan selama ini masih disubsidi PDAM Ketapang termasuk operasional.

” Mudah – mudahan dengan normalnya kembali pelanggan sebanyak 1700 pelanggan PDAM di Kendawangan ini dapat menutup gaji dan operasional karyawannya,” ungkap Juta.

Sementara itu secara terpisah H.Asmuni Lakok Tokoh Masyarakat Kendawangan merasa lega dan memberikan apresiasi atas kinerja tim PDAM yang telah bekerja secara maksimal namun dirinya belum puas sepanjang air ledeng belum dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat khususnya masyarakat Desa Banjarsari dan pasar Kendawangan.

Oleh karena itu Lakok berharap agar secepatnya instansi yang diberi wewenang untuk meneruskan estafet pekerjaan pipanisasi PDAM ke rumah warga segera dilanjutkan agar warga bisa merasakan air mengalir dari kran air dirumahnya.

” jangan ditunda lagi kalau pipa induk sudah mengalir agar cepat diajukan anggaran untuk pipanisasi ke rumah warga, semoga pekerjaan ini lancar dan warga bisa menikmati air ledeng hadir dirumahnya kembali,” mintanya.
( Fendi’s )