Layanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang Tutup Sementara, Satu Pegawai Positif Covid-19

Delikcom.com, KETAPANG – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Agoesdjam Ketapang terpaksa harus menutup sementara pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) mulai tanggal 23 sampai 28 Oktober mendatang, atas satu pegawai RSUD yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Rustami menjelaskan, ditutupnya sementara pelayanan di IGD RSUD Agoesdjam lantaran untuk melakukan tracking dan skrining kepada semua karyawan IGD yang berkontak erat dengan pasien Covid-19.

” Pada Rabu (21/10) terdapat tambahan 10 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari 10 orang itu, satu merupakan pegawai RSUD Agoesdjam,” kata Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami, Kamis (22/10).

Selain satu pegawai RSUD, dari tambahan 10 kasus baru juga terdapat dua orang kerabat pasien Covid-19 yang meninggal dunia beberapa waktu lalu tanpa menggunakan protokol Covid-19 saat pemakaman.

“Dua orang kerabat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal yakni, perempuan 75 tahun dan 43 tahun asal Kecamatan Benua Kayong. Mereka memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 meninggal itu,” jelasnya.

Dengan bertambahnya 10 kasus baru, maka jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ketapang sebanyak 137 orang. 106 dinyatakan sembuh, empat meninggal dunia dan 26 orang menjalani isolasi di fasilitas BSM dan isolasi mandiri. (Wan)