Cegah Kejahatan Diperairan Ketapang, Polisi Amankan Dua Kapal Nelayan Beserta 7 Orang Warga

  • Whatsapp
Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono menjelaskan pengungkapan kasus kejahatan perairan Ketapang yang mengamankan kapal nelayan yang diduga melakukan penangkapan ikan secara legal

Delikcom.com, KETAPANG – Dua kapal nelayan beserta Tujuh orang warga diamankan petugas tim gabungan dari Polsek Delta Pawan, Polsek Benua Kayong dan Satuan Polairud serta Tim dari PSDKP Ketapang di lokasi Steigher (Pelabuhan Kecil) Jalan Tengkawang, Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu 25/4) sekitar pukul 17.30 Wib.

Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono diamankannye Dua buah kapal nelayan beserta orang warga oleh petugas tim gabungan dalam menindak upaya pencegahan terhadap kejahatan di wilayah perairan Ketapang, Kedua kapal nelayan tersebut didapati membawa sejumlah orang serta peralatan dan bahan bahan yang patut diduga Kuat akan digunakan untuk menangkap ikan secara illegal.

Bacaan Lainnya

” Dalam operasi tersebut petugas mengamankan Nakhoda sekaligus pemilik kapal berinisial MA alias M, dan SD alias S. Sedangkan untuk ABK nya dari kedua kapal tadi yang diamankan yakni Y alias YD, T alias TN dan S alias ST. Untuk oknum warga pemilik bahan yang kita amankan benisial H alias HI, serta kurir pembeli bahan berinisial S alias SY,” terang Wuryantono pada konfrensi pers di Mapolres Ketapang, Senin (3/5/21).

Kapolres menambahkan, selain warga barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua buah kapal nelayan 3 karung 50 kg Pupuk, 3 karung Botol kecap kosong, 2 ken solar, 1 kotak korek api kayu, 55 batang pipa alumunium, 3 buah kacamata selam, tali yang diduga sumbu, 1 kantong dempol, 2 buah batu pemberat, 1 buah kompresor Merk Super Shape Air Compressors L Series yang bisa dipergunakan untuk kurang lebih 8-10 orang menyelam.

“Selain itu ada juga ditemukan 2 buah selang untuk menyelam yang melekat di kompressor dengan panjang kurang lebih 20 meter, 1 buah ikat pinggang untuk pemberat saat menyelam yang terbuat dari timah sebagai pemberat, serta 3 buah serok ikan,” ucap Wuryantono, Senin (3/5/2021).

Semua barang bukti diamankan di Markas Satpolair guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (Wan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait