Istiawarman : Terserah saya mau jual ke Gerobak atau Keranjang

Pangkalan gas elpiji milik Istiawarman

Delikcom.com, Kendawangan – Langkanya gas melon ukuran 3 kg di Kecamatan Kendawangan beberapa hari terakhir memicu warga berduyun-duyun untuk mencari dan memburu gas melon hanya untuk sekedar dapurnya bisa berasap, namun ironis masih ada sejumlah pangkalan atau agen penjualan gas elpiji yang menjual dengan jumlah cukup banyak tanpa memperdulikan warga yang hanya membutuhkan 1 atau 2 tabung untuk keperluan dapurnya.

Seperti dikatakan Bu Minah penjual lontong sayur dekat pasar Kendawangan mengatakan “saya sudah meminta untuk membeli 1 tabung saja untuk keperluan dapur saya, namun dijawab penjual gas itu semua sudah punya orang, memang saya bukan orang apa,” cetusnya, Minggu (22/8/51).

Bacaan Lainnya

Istiawarman pemilik Pangkalan Gas Rama Istiawarman yang berlokasi di Pasar Kendawangan saat ditemui awak media ini pada Sabtu (21/8/21) mengatakan terkait banyak orang komplain melayani gas dalam jumlah cukup banyak seperti mengisi pada gerobak dan keranjang motor. Diakuinya benar karena mereka sudah menitipkan tabung gas kosong jauh jauh hari makanya mereka dapat prioritas.

” Terserah saya mau jual ke gerobak atau ke keranjang itu hak saya ” ketusnya,

Ditambahkannya dirinya merasa pusing dengan apa yang dituduhkan warga ke saya, ” Saya pusing pak membaginya banyak orang minta bagi, namun ketersediaan gas elpiji di pangkalan saya terbatas, sementara pasokan gas dari Ketapang hanya dapat dua kali dalam seminggu, itupun kurang mencukupi untuk kebutuhan pesanan warga, apalagi sekarang pasokan gas dari Ketapang mengalami keterlambatan karena stoknya menipis,” jelasnya.

Ditanya soal harga Pak Is panggilan akrabnya mengatakan kami menjual ke masyarakat dengan harga Rp 25 ribu pertabung gas 3 kg.

(Fendi,S)

(Visited 167 times, 1 visits today)

Pos terkait