Ditetapkan Jadi Tersangka, Pelempar Bom Molotov Terencam Hukuman di Atas 10 Tahun Penjara

Foto : Aksi pelemparan bom molotov (ilustrasi).

Delikcom.com, KETAPANG – oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), RZ (45) yang nekad melempar bom molotov di Pendopo Bupati Ketapang resmi di tetapkan sebagai tersangka. Saat ini dirinya masih mendekam di tahanan Mapolres Ketapang.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Primastya mengatakan kalau pihaknya masih melakukan penanganan terkait kasus ini. Pelaku diakuinya saat ada di tahanan Polres Ketapang.

Bacaan Lainnya

“Statusnya sudah tersangka,” katanya, Rabu (26/1/2022).

Primas melanjutkan, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, diketahui kalau aksi nekad tersebut dilakukan lantaran sakit hati.

“Motifnya sakit hati terkait putusan pelantikan administrator Pemda Ketapang,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, Primas mengatakan bahwa pelaku dipersangkakan dengan Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 atau pasal 187 ayat 1 dan 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Ancaman hukumannya di atas 10 tahun penjara,” tegasnya.

Untuk diketahui, RZ merupakan pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang saat ini menjabat Sub Koordinator perencanaan bidang Cipta Karya.

RZ sendiri datang menggunakan sepeda motor masuk ke halaman Pendopo Bupati Ketapang dan nekad melempar bom molotov ke arah pelantikan sejumlah pejabat administrator di Pendopo Bupati Ketapang pada Selasa (25/1/2022) pagi.

(wan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
(Visited 228 times, 1 visits today)

Pos terkait