BMI Cabang Ketapang Targetkan Distribusi Beras 5 Ton Perbulan Kepada Kaum Duafa

Branch Manager BMI Cabang Ketapang, Edy Karnaen sedang menjelaskan program kerja tahun 2022.

Delikcom.com, Ketapang – Guna mengevaluasi berjalannya program kegiatan selama tahun 2021, Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) cabang Ketapang adakan rapat kerja (raker) perdana yang berlangsung di hotel Grand Zuri Ketapang, Selasa (1/2/2022). BMI merencanakan program jangka menengah di semester pertama awal tahun selama enam bulan ke depan di tahun 2022 berupa target distribusi beras 5 ton perbulan.

BMI Cabang Ketapang yang baru saja diresmikan pada tanggal 11 Desember 2021 memiliki program sosial unggulan bernama Gerakan Infak Beras (GIB). Pogram tersebut telah berjalan kurang lebih selama tiga tahun terakhir di kota Ketapang.

Bacaan Lainnya
Kegiatan rapat kerja BMI Cabang Ketapang

Selama tiga tahun terakhir Gerakan Infak Beras Ketapang di dominasi oleh para anak muda yang tergabung dalam komunitas dakwah amal sosial bernama PASKAS (Pasukan Amal Sholeh). Para relawan santri PASKAS Ketapang selama menjalankan program dakwahnya senantiasa berkolaborasi dengan berbagai organisasi, komunitas motor, komunitas olahraga, instansi pemerintah, kelompok pengajian, kepolisian, para tokoh dan lain-lain.

Dalam waktu yang relatif singkat, setiap bulannya berhasil mengumpulkan donasi melalui transfer rekening atau jemput donasi langsung ke rumah-rumah oleh para paskas ke berbagai donatur atau yang biasa di sebut Orang Tua Asuh (OTA). Setiap bulan terkumpul donasi rata-rata sebanyak 25-30 juta.

Dari hasil pengumpulan infak tersebut langsung disalurkan tiap bulan dalam bentuk beras ke berbagai pondok pesantren, santri penghafal alquran, sahabat yatim diberbagai panti, dan beberapa hamba Allah istimewa di sepanjang pesisir pantai sungai awan di Kecamatan Muara Pawan hingga ujung selatan desa Pesaguan di Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Branch Manager BMI Cabang Ketapang, Edy Karnaen menerangkan bahwa jumlah ini memang masih sangat jauh dari pada target yang dibutuhkan. Setidaknya untuk mencukupi seluruh kebutuhan santri utamanya yang ada di Kabupaten Ketapang diperlukan beras sebanyak 15 ton beras sesuai data yang dihimpun.

” Saat ini baru terhimpun kurang lebih sejumlah 2 ton. Oleh karena itu, di tahun 2022 Baitulmaal Munzalan Indonesia Cabang Ketapang menargetkan dapat menaikan tonase setidaknya diangka 5 ton agar dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih luas di Ketapang. Target kita dalam enam bulan pertama ditahun 2022 dengan sasaran anak yatim, penghapal Qur’an dan Fisabilillah ,” tuturnya.

Baitulmaal Munzalan Indonesia Cabang Ketapang yang beralamat di Jalan Wahid Hasyim No. 43A Ketapang merupakan salah satu perpanjangan dari lembaga amal sosial yang berpusat di Kota Pontianak atau lebih tepatnya berada di kawasan Jalan Sungai Raya Dalam, Gang Imanudin komplek Masjid Kapal Munzalan, Kab. Kubu Raya.

Saat ini Masjid Kapal Munzalan memiliki lebih dari 20 cabang lembaga resmi berbentuk Baitul Maal di seluruh Indonesia serta lebih dari 100 cabang PASKAS (Pasukan Amal Sholeh) yang menggerakkan Program Gerakan Infak Beras di berbagai kota di tanah air.

(wan)

Happy
Happy
67 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
33 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
(Visited 157 times, 1 visits today)

Pos terkait