Bagaimana Mengukur Healingmu Berhasil ? Ini Pendapat Life Coach & Profesional Hypnoterapist

Delikcom.com – Pernah dengar kata Healing ? Ya, Healing saat ini menjadi trend life style kehidupan masyarakat Kota yang penuh dengan tekanan, baik persoalan pekerjaan, rumah tangga dan pergaulan. Healing sering dimaknai sebagai liburan atau jalan-jalan ke sebuah tempat wisata.

Ini kesalahannya, Jika Healing hanya dimaknai berwisata atau jalan-jalan itu sangat salah besar, karena harusnya healing bukan sebatas liburan, wisata dan jalan-jalan. Healing adalah proses penyembuhan luka baik yang disebabkan oleh emosi atau pikiran, karena kalau dibiarkan akan menyebabkan Anda terkena penyakit Psikosomatis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh beban perasaan dan pikiran.

Dikutip dari akun instagram @coachaddie.official , Account Adi Supriadi, MM Seorang Profesional Life Coach dan Hypnoterapist menyatakan bahwa Healing adalah proses penyembuhan luka emosional yang menyakitkan (marah, kecewa, takut, rasa bersalah, dll) untuk menjadi pribadi yang utuh.

“Sebenarnya, Salah satu proses penting dalam healing adalah mau mengakui dan menerima situasi saat ini tanpa memberikan penilaian yang negative pada diri atau pada siapapun, intinya mau memaafkan diri dan memaafkan siapapun dalam hidup, berdamai dengan segala kondisi dan kedaan “ Tegas Pria yang akrab dipanggil Coach Addie ini

Menurut Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat ini tanda seseorang sudah sembuh atau dapat dikatakan berhasil emotional Healingnya adalah Dia sudah tidak menolak luka / tidak denial lagi, Memahami akan trigger dan hal yg membuat kita tertekan, Percaya kepada diri, Lebih memahami dirisendiri secara utuh: mau apa, kebutuhan, keinginan dll.

“ Intinya, Orang yang dapat dikatakan berhasil proses healingnya adalah sudah tidak lagi “menyalahkan” diri dan apapun yang terjadi dalam hidupnya serta lebih menyayangi diri sendiri” Ujarnya.

Orang yang berhasil proses healingnya tidak lagi memaksakan suatu hubungan, terutama yang tidak sehat.

“Pertanyaanya, Apa bisa sembuh dengan jalan-jalan, liburan dan wisata yang sering mereka sebut healing? Mungkin saja, tetapi itu sifatnya sesaat, saat kembali dari jalan-jalan dan liburan akan kembali merasakan mentalnya sakit, yang harus dilakukan tidak sekedar jalan-jalan, wisata dan liburan, tetapi harus ada sikap syukur yang dalam, dan nrimo apa yang ditetapkan Allah SWT kepadanya, Dia banyak berzikir dan mengingat Allah, karena dengan mengingat Allah swt hati menjadi tenang” Ungkap Dai Motivator yang saat ini tinggal di Bandung.

Jadi, Tidak benar healing hanya berhasil dengan sekedar jalan-jalan, wisata dan liburan, harus ada proses terapi bathin untuk bisa memaafkan apapun yang terjadi pada diri seseorang.

(wan)

(Visited 158 times, 1 visits today)

Pos terkait