Operasi Pekat Kapuas 2022, Jajaran Polres Ketapang Berhasil Mengungkap 270 Kasus

Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana memaparkan hasil Operasi Pekat Kapuas 2022. (ist)

Delikcom.com, Ketapang – Operasi Pekat Kapuas 2022 yang dilakukan Polres Ketapang sejak tanggal 1 April hingga 14 April 2022 telah berhasil mengungkap sebanyak 270 kasus. Yang terdiri dari 35 kasus naik ke tahapan penyidikan sementara 52 pelaku yang diamankan sedangkan 235 kasus lainya dilakukan pembinaan.

Kapolres Ketapang Polda Kalbar, AKBP Yani Permana, S.I.K, MH memaparkan, rincian kasus yang berhasil diungkap jajaran Polres Ketapang untuk kasus Narkoba target operasi sebanyak 6 kasus namun Polres Ketapang berhasil mengungkap 18 kasus dengan tersangka 26 orang terdiri dari 23 laki-laki dan 3 perempuan. Untuk barang bukti yang diamankan yaitu Sabu seberat 42,32 gram bruto, pil ineks sebanyak 1 butir dengan berat 0,32 gram bruto serta uang tunai sebesar Rp. 15.280.000,-.

Bacaan Lainnya

” Untuk Pasal yang disangkakan kepada para pelaku adalah Pasal 112 dan Pasal 114 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun Penjara dan atau denda paling banyak 10 milyar,” ujar AKBP Yani Permana pada saat konferensi pers di Halaman Mapolres Ketapang, Senin (18/4/2022).

Yani menambahkan, untuk kasus judi, target operasi sebanyak 5 kasus, dan kasus yang berhasil diungkap sebanyak 10 kasus dengan tersangka 19 orang terdiri daei 17 laki laki dan 2 Perempuan.

” Untuk kasus judi barang bukti yang berhasil dimankan berupa 2 Kotak Kartu Remi Box, 2 Buah Buku Rekap Nomor Togel, 6 Buah Handphone, 6 buah Lapak, 15 Buah Dadu serta Uang Tunai sebesar Rp 32.869.000,-. Pasal yang disangkakan kepada para pelaku adalah Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun Penjara dan atau denda paling banyak 25 Juta Rupiah,” paparnya.

Sementara itu untuk kasus MIRAS, Dari target operasi sebanyak 4 kasus, Polres Ketapang berhasil mengungkap sebanyak 49 kasus, dimana sebanyak 5 kasus miras yaitu produksi miras rumahan naik ke tahap penyidikan dengan tersangka 5 orang, dengan barang bukti 1 Drum berisi 150 liter Arak, 17 Jerigen arak ukuran 20 Liter, 2 Buah Dandang besar, 4 kantong ragi ukuran 1 Kg, 3 karung gula ukuran 25 Kg serta 78 Kantong arak siap edar ukuran 1 liter.

” Ke lima pelaku produsen Miras terancam dengan Pasal 204 KUHP Tentang Perbuatan menjual bahan makanan yang dapat membahayakan orang lain dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara. Untuk 44 Kasus miras lainnya dilakukan pembinaan karena hanya menjual miras dengan skala kecil ( beberapa botol ). Pembinaan sendiri berbentuk pembuatan surat pernyataan oleh para pelaku Penjual miras untuk tidak lagi menjual miras,” ungkap AKBP Yani Permana.

Kasus yang lain berhasil diungkap adalah kasus Prostitusi sebanyak 69 kasus, Premanisme sebanyak 49 kasus terdiri dari 47 kasus dilakukan pembinaan dan 2 kasus naik ke penyidikan yaitu kasus penganiayaan dengan tersangka sebanyak 2 orang.

” Selain itu jajaran Polres Ketapang juga mengungkap masalah petasan dan kasus senjata tajam (Sajam) sebanyak 65 kasus,” pungkasnya.

(wan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
(Visited 1.003 times, 1 visits today)

Pos terkait