Mengarah Kepada Politik Praktis, Bupati Ketapang Serahkan Kasus CPNS kepada Inspektorat

CPNS Kabupaten Ketapang Formasi Tahun 2021. (Ist)

Delikcom.com, KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos didampingi Sekda Ketapang Alexander Wilyo, S,STP.,M.Si menyerahan SK Pengangkatan CPNS Kabupaten Ketapang Formasi Tahun 2021, Selasa (19/04/2022) bertempat di Pendopo Bupati Ketapang.

Dalam kesempatan tersebut Martin RantanĀ  juga memberikan arahan dan pembekalan kepada Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS).

Bacaan Lainnya

“Saya mengucapkan selamat kepada saudara yang akan menerima SK pengangkatan CPNS. Ini merupakan sebagai jawaban dan akhir penantian saudara sekalian untuk diangkat sebagai CPNS” tutur Martin Rantan.

Selain itu Bupati juga mengatakan bahwa dirinya telah mendapat laporan dan bukti bahwa ada diantara CPNS yang mendapat SK sudah mengarah kepada paham politik praktis dan ujar kebencian.

“Saya akan menyerahkan kasus ini kepada Inspektorat dan membuat surat secara resmi untuk pembatalan sebagai CPNS” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati juga menambahkan bahwa CPNS belum sepenuhnya menjadi PNS baru 80% artinya masih dalam tahap uji coba penilaian oleh Pemerintah Daerah.

“Jangan sampai akibat sesuatu hal yamg tidak baik dan tidak berintegritas, anda akan menerima konsekuensi diberhentikan dari CPNS sebelum diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) 100%.” ungkapnya.

Selain itu Bupati juga menyampaikan bahwa dalam pemerintahannya tidak ada tebang pilih semua diberlakukan sama.

“Kita tidak ada pilih-pilih dalam mengurus daerah ini dan selalu mengutamakan keadilan. Saya adalah Bupati seluruh suku dan semua agama di Kabupaten Ketapang.” kata Bupati Ketapang.

Selanjutnya Bupati berharap agar para CPNS segera menjalankan tugas sesuai instansi masing-masing.

“Semoga dengan diangkatnya saudara menjadi CPNS dapat menambah semangat dalam membangun Kabupaten Ketapang melalui bidang tugas masing-masing.” imbuhnya. .

“Saya juga berpesan agar saudara menjaga tri kerukunan umat beragama di Kabupaten Ketapang ini, yaitu kerukunan internal umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah.” tutup Bupati Ketapang.

(wan)

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
50 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
(Visited 494 times, 1 visits today)

Pos terkait