Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri VIII segera bergulir

Delikcom.com, Ketapang – Jurnalis Ketapang Cup Seri VIII segera bergulir, turnamen futsal terbesar di Kabupaten Ketapang yang diinisiasi oleh sejumlah awak media ini kembali memperebutkan Piala bergilir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang.

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Pelaksana Jurnalis Ketapang Cup Seri VIII, Ahmad Sofi, S.Kom.I mengatakan kalau turnamen futsal JKC Seri VIII rencananya akan digelar pada 12 September mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kick off 12 september, untuk pendaftarannya mulai kita buka tanggal 24 Agustus sampai 5 September mendatang,” ungkapnya, Senin (21/8/2022).

Pria yang akrab disapa Afi ini mengajak tim-tim futsal terbaik di Ketapang untuk kembali mengikuti turnamen yang memperebutkan uang tunai puluhan juta rupiah beserta piala bergilir, piala tetap, medali hingga piagam penghargaan ini.

“Jangan sampai ketinggalan sebab JKC seri VIII tetap mengusung sistem setengah kompetisi sehingga peserta kita batasi sebanyak 32 tim, silahkan para pecinta futsal yang ingin ikut mendaftarkan timnya segera,” tuturnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab kegiatan JKC Seri VIII sekaligus Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, S.Sos menyampaikan apresiasi atas suport para pihak terhadap kegiatan turnamen futsal yang rutin digelar setiap tahunnya ini.

“Terimakasih kepada Pemda Ketapang melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Kajari Ketapang yang mensuport kegiatan ini, para pihak yang juga turut mensuport seperti PT WHW, RIM, BGA, CMI, SISM, Sumber Cipta Multiniaga, Gapki Kalbar, semoga kegiatan bisa berjalan lancar dan memberi manfaat positif bagi daerah,” tuturnya.

Theo melanjutkan, kalau kegiatan Jurnalis Ketapang Cup mulai bergulir sejak 2015 silam yang mana turnamen ini muncul dari rasa prihatin sejumlah awak media terhadap minimnya kompetisi futsal di Kabupaten Ketapang sehingga tidak adanya wadah menguji kemampuan para atlet futsal Ketapang.

“Dari situ awal mula turnamen ini kami mulai, ada rasa bangga dan rasa syukur dapat terus berbuat hal positif untuk daerah dan tentunya ini semua tidak terlepas dari suport para pihak yang saya sebutkan di atas,” akunya.

Theo mengaku kalau saat ini rasa prihatin terhadap minimnya kompetisi futsal sudah tidak ada lagi bagi pihaknya lantaran saat ini turnamen-turnamen futsal sudah semakin sering digelar oleh berbagai pihak. Namun diakuinya pihaknya akan mencoba untuk terus konsisten melaksanakan turnaman JKC hingga seri-seri selanjutnya ke depan.

“Kalau dalam bahasa ketapang kita lajakkan terus turnamen ini, karena selain sebagai wadah mengasah kemampuan pemain, turnamen ini bagi kami menjadi bagian dari promosi daerah sebab para pemain yang ikut tidak hanya berasal dari Ketapang dan beberapa kabupaten di Kalbar melainkan banyak juga yang berasal dari luar pulau Kalimantan seperti pulau jawa, sulawesi dan kota besar lainnya sehingga mereka bisa mengetahui Ketapang dengan berbagai kultur budaya dan wisata dan bisa menceritakan semuanya ke teman dan orang ditempat asal mereka,” tukasnya.

(Wan)

(Visited 211 times, 1 visits today)

Pos terkait