Tiga Daerah Otonomi Baru Yang Diusulkan Pemda Ketapang

Pembukaan Seminar Penataan Daerah Kabupaten Ketapang

Delikcom.com, Ketapang – Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si didampingi Sekda Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si membuka resmi Kegiatan Seminar Penataan Daerah Kabupaten Ketapang, Selasa (27/09/2022) bertempat di Hotel Borneo Ketapang.

Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, RPJMD Kabupaten Ketapang tahun 2021-2026, bahwa persiapan penataan DOB (Daerah Otonomi Baru) Kabupaten Ketapang merupakan salah satu program prioritas daerah, serta surat keputusan Bupati nomor 246/PEM/2022 tentang penetapan tim fasilitasi penataan daerah Kabupaten Ketapang merupakan dasar dalam kegiatan ini.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Ketapang dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk Kabupaten Ketapang, strategi penataan daerah yang tepat adalah dengan pembentukan daerah otonomi baru.

“Dengan kondisi geografis yang sangat luas maka pemekaran Kabupaten Ketapang menjadi tiga daerah otonomi baru mutlak dilakukan guna percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Ketapang,” ujar Beliau.

Lebih lanjut disampaikan Wakil Bupati Ketapang bahwa ada tiga daerah otonomi baru yang diusulkan Pemda Ketapang yaitu :

1. Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, dengan Kecamatan cakupan terdiri dari : Kecamatan Kendawangan, Manis Mata, Marau, Air Upas dan Singkup, dengan letak Ibu Kota Kabupaten di Desa Kedondong Kecamatan Kendawangan.

2. Kabupaten Matan Hulu, dengan Kecamatan terdiri dari : Kecamatan Tumbang Titi, Nanga Tayap, Jelai Hulu, Sungai Melayu Rayak, dan Pemahan, dengan Ibu Kota Kabupaten di Desa Tumbang Titi Kecamatan Tumbang Titi.

3. Kabupaten Hulu Aik, dengan Kecamatan cakupan terdiri dari : Kecamatan Sandai, Sungai Laur, Hulu Sungai, Simpang Dua dan Simpang Hulu, dengan letak Ibu Kota Kabupaten di Desa Randau Kecamatan Sandai.

“Seminar ini dilaksanakan dalam rangka membuka wawasan kita, Pemerintah Daerah, masyarakat dan stakeholder terhadap isu-isu strategis terkini terkait pemekaran daerah,” tutur Farhan.

Selain itu Farhan juga berharap setelah kegiatan ini para peserta seminar agar dapat berjuang bersama dan berperan aktif dalam pembentukan daerah otonomi baru.

“Besar harapan kami bahwa Kabupaten Ketapang menjadi bagian dari desain besar penataan daerah nasional dan menjadi daerah yang di prioritaskan untuk pembentukan DOB,” harapnya.

Selanjutnya Beliau menghimbau kepada seluruh unsur perangkat daerah, instansi vertikal, dan seluruh masyarakat Ketapang untuk berpartisipasi dalam mendukung pemekaran daerah.

“Semoga penataan daerah yang sudah kita rencanakan jauh-jauh hari bisa terlaksana dengan baik sehingga memberi kebermanfaatan bagi kita semua,” cetusnya.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Setda Ketapang Drs. Anwar, MM juga selaku ketua panitia pada acara ini mengatakan bahwa kegiatan penataan daerah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam upaya mempersiapkan pengusulan pemekaran daerah Kabupaten Ketapang.

“Sebelumnya pemerintah Kabupaten Ketapang telah berkeliling keseluruh Kecamatan cakupan calon daerah persiapan, untuk bersosialisasi dan menghasilkan kesepakatan terhadap rencana penataan daerah Kabupaten Ketapang,” jelasnya.

Lebih lanjut Anwar menyampaikan bahwa diadakannya seminar penataan Daerah Kabupaten Ketapang saat ini adalah sebagai forum komunikasi pemerintah daerah Kabupaten Ketapang dengan pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat serta Pemerintahan Pusat untuk mendapatkan informasi terbaru dan
langkah-langkah selanjutnya yang harus dipersiapkan oleh Kabupaten Ketapang dalam mempersiapkan usulan DOB.

“Dari kegiatan ini kita berharap dapat membangkitkan motivasi kerja kita agar lebih produktif dan inovatif dalam mendukung mewujudkan daerah otonomi baru di Kabupaten Ketapang,” pungkasnya.

Selanjutnya dalam kegiatan ini disampaikan materi dari narasumber yaitu Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Valentinus Sudarjanto Sumito, S.IP., M.Si dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Barat Aulia Candra, S.STP.

Untuk moderator diskusi dipimpin Staff Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Junaidi Firrawan, S.Sos.,M.Si dan Staff Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. H. Maryadi Asmu’ie.

Selain itu juga dibacakan deklarasi dukungan penataan daerah Kabupaten Ketapang yang dipimpin Camat Jelai Hulu diikuti seluruh Camat dan Lurah se-Kabupaten Ketapang dan dilanjutkan penandatangan berita acara kegiatan.

Kegiatan ini diikuti oleh 352 peserta yang terdiri Forkopimda, para Ketua Komisi DPRD Kabupaten Ketapang, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ketapang, seluruh Camat dan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Ketapang, serta Tim Pertimbangan dan Percepatan Pembangunan Daerah Ketapang.

(Wan)

Happy
Happy
72 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
6 %
Sleepy
Sleepy
11 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
11 %
(Visited 1,539 times, 4 visits today)

Pos terkait