Polsek MHS Bentuk Posko Penanggulangan Dan Salurkan Bantuan Terhadap Korban Banjir

Delikcom.com, Ketapang – Tanggulangi bencana alam banjir yang melanda di wilayah kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) kabupaten Ketapang, dilakukan pembentukan Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam Banjir Kecamatan MH Selatan dan Desa Kemuning Biutak serta Penyaluran Bantuan Sosial berupa sembako dari Polsek Matan Hilir Selatan dan Perusahaan di Wilayah hukum Polsek MHS, Rabu (12/9/2022) kemarin.

Pembentukan posko dan penyaluran bantuan sosial dilaksanakan oleh Kapolsek MHS IPDA Meinardus Yudiansyah, S. H., M. H. didampingi oleh Bhayangkari Ranting Matan Hilir Selatan beserta anggota Bhabinkamtibmas, Plt Camat Matan Hilir Selatan Salikin, S. Pdi, Danramil 1203-13 MHS diwakili oleh Anggota Babinsa Serda Maryanto, Kasi PMD Sdr. Rory Suherman,S.IP. Kasi PMD Kecamatan MHS, Kepala Desa Kemuning Biutak Rudi Masla beserta Staf serta perwakilan dari PT. PSL dan PT. Hungarindo Persada (BGA Group).

Bacaan Lainnya

Adapun bansos berupa sembako diserahkan langsung oleh Kapolsek dan perwakilan perusahaan kepada Kades Kemuning Biutak Rudi Masla dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

” Bansos yang disampaikan dari Polsek Matan Hilir Selatan berupa 27 paket sembako yang berisikan, Beras 5 Kg, Gula Pasir 1 Kg, Minyak Goreng 1 Kg, Kental Manis 1 Kaleng, Sarden 1 Kaleng dan Indomie 5 Bungkus. Sedangkan dari PT. PSL (Putra Sari Lestari) berupa 20 Dus Mie Instan dan 5 karung beras @10 Kg sedangkan dari PT. Hungarindo (BGA Group) berupa 20 karung Beras @ 8 kg, 10 dus mie instan, 4 dus minyak goreng @ 1 liter, 1 dus / 50 kaleng serta 2 dus / 96 kaleng,” papar Kapolsek MHS, IPDA Meinardus Yudiansyah, Kamis (13/10/2022).

Ditambahkannya, dari Update hasil peninjauan ataupun pengecekan banjir di Desa Kemuning Biutak diketahui jumlah rumah yang terdampak banjir ada 63 rumah dan yang terendam ada 4 rumah dengan jumlah sebanyak 63 kepala keluarga. Jumlah jiwa ada 158 jiwa, ketinggian air sekitar 10 hingga 50 Cm dan yang mengungsi ada 2 KK.

” Upaya yang sudah kita dilakukan membentuk posko penanggulangan banjir tingkat kecamatan dan tingkat desa. Melakukan pengecekan dan langsung cek lokasi banjir mengecek ketersediaan sembako di desa yang terdampak banjir kemudian memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir,” ungkap Meinardus.

(Wan)

(Visited 164 times, 1 visits today)

Pos terkait