Peduli Banjir Di Desa Sukaramai, Wakil Bupati Sukamara Berharap kepada Pemprov Kalbar Dan Pemkab Ketapang

Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi

Delikcom.com, Sukaramai – Banjir yang masih melanda Desa Sukaramai kecamatan Manis Mata kabupaten Ketapang Kalimantan Barat memaksa sebanyak 340 Kepala Keluarga hampir seribu jiwa mengungsi ke kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah. Kendati demikian masih ada beberpa Kepala Keluarga yang masih bertahan dan bertempat tinggal menggunakan motor air (klotok-red)

Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi, datang berkunjung ke Desa Sukaramai melihat langsung kondisi air yang ketinggian air masih sekitar paha orang dewasa seperti terlihat pada saat Wakil Bupati Sukamara berdiri di halaman sekolah dasar di Sukaramai.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi menjelaskan ada 340 Kepala Keluarga warga Desa Sukaramai yang mengungsi ke kabupaten Sukamara dan masih ada tiga atau empat kepala keluarga yang masih bertahan di klotok.

” Kita berharap banjir ini jangan sampai datang kembali seperti ini. Kita berdoa kepada Allah, memohon jangan sampai banjir kembali terjadi seperti ini. Dalam menolong bencana kita tidak diskriminasi, manusia kita tolong, hewan kita angkat kita bawa ke tempat dataran yang lebih tinggi dimana dataran tinggi yang terdekat adalah Sukamara meskipun dibeberpa titik Sukamara juga mengalami banjir,” kata H Ahmadi, Rabu (16/11/2022) beberapa hari yang lalu.

Wakil Bupati Sukamara menambahkan, oleh karena itu dirinya memohon kepada pemerintah propinsi Kalimantan Barat dan kabupaten Ketapang mungkin mulai saatnya bersama-sama memikirkan jalan lintas Kalbar.

” Dari Kalteng jembatan sudah kita bangun tinggal ada sekitar tiga atau empat kilometer dari ujung jembatan sampai ke arah Desa Jambi kecamatan Manis Mata yang belum terbangun. Inilah kedepannya untuk menyelamatkan masyarakat yang ada di Desa Sukaramai ini. Apabila jalan lintas Kalbar sudah terbuka apabila terjadi bencana seperti ini maka pengungsian akan lebih mudah menuju ke kabupaten Sukamara,” terangnya.

Lebih lanjut Wabup Sukamara mengatakan inilah momentum yang baik pemerintah propinsi Kalbar dan kabupaten Ketapang untuk bersama-sama membangun akses jalan yang terputus ini.

” Kepada pemerintah propinsi Kalbar dan kabupaten Ketapang Mari kita sama-sama membangun menyatukan akses jalan yang terputus ini yang hanya tinggal sedikit saja menyisihkan anggaran nya untuk melanjutkan pembangunan dari ujung jembatan ke arah Desa Jambi. Saya kira tidak sesuatu yang tidak mungkin untuk kita membangun,” pungkasnya.

(Wan)

(Visited 381 times, 1 visits today)

Pos terkait