Bupati Ketapang Peduli Dan Respon Nasib Tenaga Kontrak

Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, M. Sos

Delikcom.com, Ketapang – “Pertemuan ini juga menggambarkan Pemerintah Kabupaten Ketapang, pimpinan daerah sangat peduli, sangat respon untuk bisa memikirkan nasib guru kontrak,”

Demikian antara lain yang disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos saat memberikan arahan kepada Guru Tenaga Kontrak Kecamatan MHS, MHU, Sungai Melayu Rayak, Pemahan, Tumbang Titi dan Jelai Hulu, pada Kamis (14/09/2023) di Pendopo Bupati Ketapang.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, jika guru kontrak tidak bisa jadi pegawai PPPK, Pemda masih punya cara menjadikan guru kontrak sebagai pegawai outsourcing.

“Ini biasanya akan disediakan oleh penyedia tenaga kerjakerja dan gajinya setara dengan Upah Minimun Regional,” tandasnya.

Dikatakan Bupati, bagi tenaga kontrak yang tidak sarjana berkemungkinan bisa ditampung hanya dengan tenaga outsourcing.

“Apakah dia penjaga sekolah, apakah dia pramu kantor, atau tenaga pengaman dan sebagainya. Tapi tidak apa-apa, yang penting gajinya bisa berubah,” ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Ketapang berharap apa menjadi arahan ini bisa disampaikan kepada keluarga dan masyarakat dengan benar.

“Tadi telah disampaikan terkait napak tilas, juga mengenai masa depan tenaga kontrak dan komitmen sebagai tenaga kontrak kepada daerah. Jadi, saya harap Bapak/ Ibu bisa sampaikan juga kepada keluarga dan masyarakat dengan baik,” Pungkasnya.

(Wan)

(Visited 76 times, 1 visits today)

Pos terkait