Oknum PNS Dinas PUTR Ketapang Terjerat Kasus Korupsi

Ilustrasi

Delikcom.com, Ketapang – Penyidik Polres Ketapang melakukan pemeriksaan terhadap oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang berinisial S Alias A atas dugaan kasus korupsi bedah rumah tahun 2016 dan selanjutnya resmi ditahan setelah diperiksa selama 10 jam, Rabu (8/11/2023) yang lalu.

A alias S yang diketahui bertugas di Bidang Bina Marga itu disebut-sebut memiliki peran sentral dalam kasus korupsi program bedah rumah tahun 2016.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, kasus itu pernah dipaparkan Kapolres Polres Ketapang AKBP Yani Permana, ketika jumpa pers akhir tahun 2022 lalu. Menurut Yani, indikasi kerugian negara pada kasus korupsi bedah rumah itu mencapai Rp 1,2 miliar.

Kuasa Hukum A alias S, Ichaza Septian Tama, membenarkan kliennya telah ditahan penyidik Polres Ketapang.

“Klein kami diperiksa Penyidik Polres Ketapang pada hari Rabu pukul 10:30 pagi, pukul setengah sembilan malam, klien kami langsung ditahan,” ucapnya ketika dikonfirmasi, Kamis (9/11/2023).

Menurut Septian, tak hanya kliennya yang diperiksa dan ditahan, namun ada juga lima sampai enam orang lainnya yang tersandung kasus yang sama.

“Saya hanya fokus pada klien saya, tapi yang datang pergi, datang pergi itu ada sekitar lima sampai enam orang, setahu saya ditahan semua,” ujarnya.

Septian menekankan, kliennya tidak menikmati uang dari kerugian negara dari kasus tersebut. Septian juga menyebut pihaknya akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya.

Kasi Humas Polres Ketapang, IPTU Sumiadinata tak bisa memberikan keterangan lebih atas kasus ini. Ketika dikonfirmasi, ia mengatakan bahwa kasus tersebut baru akan disampaikan ke media jika sudah tahap dua.

“Terkait Tindak Pidana korupsi akan memberikan keterangan kepada media setelah tahap dua, terimakasih,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/11/2023) siang.

Kasat Reskrim Polres Ketapang AKP Faris Kautsar juga irit komentar ketika dikonfirmasi perihal masalah tersebut.

“Siap bang, kami sampaikan nanti setelah minta petunjuk Kapolres ya bang,” ujar Fariz ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat ke nomor pribadinya.

Sementara Kepala Dinas PUTR Kabupaten Ketapang Dennery sama sekali tak merespon upaya konfirmasi terkait kasus tersebut.

(Wan)

(Visited 1,271 times, 1 visits today)

Pos terkait