Pemerintah Jadikan Kawasan Agropolitan Sungai Pelang Ketapang Sebagai Destinasi Wisata Tani

Delikcom.com, Ketapang – Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos, Wakil Bupati H. Farhan, SE.,M.Si bersama jajaran dan Pj. Gubernur Kalbar dr. Harisson, M.Kes beserta panitia Napak Tilas meninjau kawasan agropolitan dan Masjid Al-Muhajirin di Dusun Kanalisasi Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan, pada Rabu (25/10/2023).

Peninjauan Kawasan Agropolitan dan Masjid Al-Muhajirin oleh rombongan bupati tersebut adalah rangkaian dari dari Napak Tilas. Sedianya, usai peninjauan tersebut rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Tumbang Titi, lokasi inti dari Napak Tilas.

Bacaan Lainnya

Kawasan Agropolitan dan peresmian Masjid Al- Muhajirin adalah efek dari Napak Tilas yang mana menjadi mahfum (diketahui:red) Bupati sendiri lah sebagai penggagasnya.

Menurut Pj. Gubernur Harrison, kawasan itu sangat baik. Selain terdapat rumah ibadah, juga terdapat kawasan agropolitan yang berbasis kota pertanian. Beliau berharap, Kawasan Agropolitan ini selain dapat menumbuhkan minat bertani masyarakat juga dapat menjadi magnet sebagai destinasi wisata tani yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian.

“Semoga ini bisa menumbuhkan minat masyarakat dalam menekuni pertanian dan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mampu menjadi daya tarik tersendiri mungkin pada sektor wisata agropolitan, yakni wisata berbasis pertanian”, tutur Beliau.

Pj. Gubernur Harrison ingin, dengan sarana dan prasarana penunjang yang sudah tertata, kota agropolitan ini diharapkan menjadi sebuah kawasan pioner yang berbasis pertanian.

Diketahui, Kota Agropolitan tersebut mencakup Desa Negeri Baru, Mekar Sari, Sungai Jawi, Sungai Pelang, Sungai Besar Pesaguan Kiri, dan Sungai Bakau, termasuk beberapa kecamatan di pesisir Ketapang.

(Wan)

(Visited 1,158 times, 1 visits today)

Pos terkait