Ketapang – delikcom.com Kanit Reskrim Polsek sandai Carles menyayangkan adanya isu yang disebarkan oleh salah satu oknum wartawan berinisial RSY atau YN melalui sebuah portal berita online radenmedia.id dengan judul berita,Pelapor Kasus Anak Bawah Umur Kecewa Pada Kanit Reskrim Polsek Sandai Yang Tak Memahami Cara Menangani Laporannya,

Dengan adanya isu Berita tersebut
Kanit Reskrim Polsek sandai Carles,saat di konfirmasi media delikcom.com melalui via WhatsApp pada hari Jumat tanggal.9 mei 2025, menjelaskan bahwa pihak nya tidak melakukan penolakan terhadap laporan dari pihak yang mengaku sebagai korban dari TPPO.

Karna dari pihak Kanit Reskrim Polsek sandai sudah menerima laporan bahkan sudah memerintahkan pihak pelapor untuk melakukan visum bahkan sampai membawa pihak pelapor atau korban melakukan cek TKP,
Namun pada saat melakukan cek TKP korban tidak bisa menunjukkan hotel tempat dirinya yang katanya di jual oleh salah seorang berinisial M di hotel apa di kamar nomor berapa dan di jual ke pada siapa.pihak Koban tidak biasa menunjukkan ujar Carles

Lajut Carles kalau sudah tau TKP kan pihaknya pasti bisa melakukan pendalaman agar menemukan data pendukung karna yang di namakan sebuah tindak pidana yang bisa di sangkakan kepada seseorang harus memenuhi unsur setidaknya ada dua alat bukti pendukung.sekarang pihak pelapor di mintai bukti cat.atau wa atau video sewaktu melakukan transaksi saat pihak pelapor yang mengaku di jual kepada seseorang pihak pelapor tidak bisa menunjukkan

namun pihak pelapor bersikeras minta tangkap kan inisial M yang mereka anggap menjual perempuan di duga anak bawah umur,ucap carles.kepada media,

Dilanjut Carles memaparkan Kami dari pihak penyidik belum berani melakukan penangkapan terhadap inisial M karna takut nanti kami di salah kan lagi jika menangkap seseorang yang di anggap bersalah maun tidak ada alat bukti kuat,

Dan kami tidak ada menganjurkan untuk buat lap ke polres karna korban sudah buat lap di polsek, melainkan pergi bersama”sama ke polres untuk minta arahan dan petunjuk terkait keinginan keluarga korban untuk segera menangkap terlapor dengan modal vidio rekaman korban sedang nyabu dengan si terlapor, yang mau di koordinasikan adlah langkah”apa saja yang perlu dilakukan untuk proses ini, namun ayah korban meminta polsek untuk menunda karna terlebih dahulu diskusi/bicara degan keluarga nya
Tapi sampai sekarang belum ada info dari ayah korban tentang hasil pembicaraannya dengan keluarganya,

Dengan terbitnya berita yang di unggah oleh oknum wartawan berinisial RSY atau YN di radenmedia.id pihak Kanit Reskrim Polsek sandai Carles memanggil saudara RSY atau YN untuk datang ke mapolsek Sandai guna untuk klarifikasi berita yang sudah diterbit, saudara RSY atau YN.

Hinga berita ini di tayang redaksi delikcom.com belum bisa menghubungi pihak pelapor dan terlapor,