Delikcom.com, Tumbang Titi – Kecamatan Tumbang Titi secara resmi melaunching atau memulai gerakan Vaksinasi Japanese Encephalitis (JE). Kegiatan yang dilaksanakan hari Selasa (3/10) kemarin dipusatkan di SMP Pangudi Luhur St. Alquino Tumbang Titi.

Kepala Puskesmas Tumbang Titi, Ibu Natalia Widia Wiwi SKM menyatakan bahwa pemberian vaksinasi bagi anak usia 9 bulan hingga usia 15 tahun sangat penting bagi penguatan imunitas tubuh dalam mencegah penularan penyakit Japanese Encephalitis (JE) pada bayi, anak anak, remaja dan dewasa.

” Vaksin JE ini sangat bermanfaat untuk memberikan perlindungan ekstra bagi orang orang yang berada pada daerah berisiko endemi atau pun masyarakat dari daerah endemi” ujar Ibu Wiwik panggilan akrab Kapus Tumbang Titi ini.

Natalia Widia Wiwi SKM
Kepala Puskesmas Tumbang Titi

Japanese Encephalitis atau JE ini adalah salah satu penyebab utama radang otak akibat infeksi virus (ensefalitis virus) yang menyerang seluruh dunia hingga Asia termasuk Indonesia. Virus JE ini ditularkan melalui perantara gigitan nyamuk. Melalui pemberian vaksin ini, diharapkan masyarakat lebih sadar kesehatan dan mengedepankan pencegahan penyakit, demikian harapan Ibu Natalia Widia Wiwi SKM.

Sementara itu, Camat Tumbang Titi, Pitriyadi dalam sambutannya menyatakan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam pencegahan dan penanggulangan virus JE ini. Tanpa dukungan seluruh stakeholders dari berbagai elemen, program pemerintah dalam pemberian vaksin Japanese Encephalitis tidak akan berhasil maksimal.

” Virus JE ini, penyebarannya melalui nyamuk. Untuk itu tugas utama setiap keluarga adalah memastikan media tumbuh dan berkembangbiaknya nyamuk tidak ada di sekitar rumah, pemukiman, sekolah, tempat bermain, tempat ibadah dan lainnya. Tidak sembarangan membuang sampah, tidak membiarkan air tergenang, menutup tempat air, rutin menguras bak mandi, memusnahkan jentik adalah tindakan preventif penyebaran nyamuk” ujar Pitriyadi.

Saat ini kecamatan Tumbang Titi mendapatkan jatah 1033 vaksin JE. Untuk itu, kepada orang tua dihimbau untuk mendorong dan mengajak anaknya usia 9 bukan hingga 15 tahun untuk mendapatkan vaksin JE ini. Mumpung gratis dan yakinkah kepada pemerintah, pemberian vaksin JE ini tidak membahayakan atau menimbulkan resiko berbahaya bagi anak yang mendapatkan vaksin tersebut.

Vaksinasi hari pertama yang dilaksanakan di SMP PL ST. Alquino Tumbang Titi dan SMPN I Tumbang Titi, berhasil memvaksin anak anak sejumlah 238 anak.

” Beberapa hari kedepan kita akan jemput bola dengan memberikan vaksin ke anak anak PAUD, anak anak SD/MI, ke Pos Yandu, ke sekolah atau ke lembaga lembaga lainnya. Mudah mudahan target 1033 vaksin JE segera dapat direalisasikan” pungkas Ibu Natalia dengan penuh semangat.

(Wan)