Delikcom.com, Ketapang – Bupati Ketapang Martin Rantan menekankan para pelaku usaha besar dan toko retail modern untuk mengevaluasi sejauh mana proses bisnis memberikan multuflier effect yang maksimal bagus pelaku usaha mikro.

” Tidak akan ada artinya bisnis kita meningkat pesat apabila tidak memberikan kemashalatan yang besar bagi masyarakat di sekitarnya,” kata Martin, sebagaimana disampaikan Asisten sekda Syamsul Islami, saat membuka fokus group discussion (FGD) pengusaha usaha mikro yang berdaya saing dan penandatanganan kesepakatan bersama, di Hotel Nevada Selasa 28/11/2023.

Hadir pada acara tersebut Inspektorat Ketapang, Kadis Koperasi, UMKM Perdagangan dan Perinduatrian, Direktur Politap, Pelaku usaha seperti Callgil dan Alfamart serta pelaku usaha mikro.

Pemda Ketapang sendiri, saat ini dalam proses penerbitan peraturan Bupati tentang kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan usaha mikro.” Oleh karena itu saya mohon dukungan dari para pengusaha besar, agar apa yang menjadi komitmen dan tujuan dari regulasi tersebut dapat tercapai.”

Bupati juga menekankan agar perangkat daerah terkait di bidang pengembangan ekonomi masyarakat, tetap konsisten dalam.melaksanaka tugas pokoknya, salah satunya memfasilutasi kemitraan antara usaha mikro dengan usaha besar. Walaupun hal ini tidak mudah karena menggandengkan 2 entitas ekonomi yang berbeda.

” Tapi saya yakin bisa, karena kemitraan ini tetap berpandangan pada prinsip prinsip bisnis yang universal seperti saling menguntungkan, saling percaya dan menghargai.” ungkapnya.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pemda dengab stakeholders untuk penguatan usaha mikro yabv berdaya saing.

(Wan)