Delikcom.com, Matan Hilir Selatan – Polsek Matan Hilir Selatan Polres Ketapang lakukan Pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilokasi perbaikan akses jalan Pelang – Indotani yang sekarang sedang dilakukan oleh beberapa pihak yang diberikan kewenangan, Selasa (1/11/2022).

Kapolsek Matan Hilir Selatan, IPDA Meinardus Yudiansyah saat dikonfirmasi menjelaskan Pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mempermudah jalannya perbaikan jalan yang dilakukan CSR 4 perusahaan perkebunan sawit yakni PT. Arrtu, PT. Limpah Sejahtera, Koperasi Linggar Jati dan PT. BGA.

” Pekerjaan yang dilakukan adalah pembuatan meting, penimbunan dan perbaikan akses Jalan Pelang-Idotani Km 17 pak Kacong Desa Sungai Pelang guna mendukung kelancaran transfortasi untuk pelaksanaan MTQ KE-XXX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Ketapang,” Jelas IPDA Meinardus, Rabu (2/11/2022).

Ditambahkannya, pihak-pihak yang terlibat dalam giat pembuatan meting, penimbunan dan perbaikan akses jalan tersebut menggunakan dana CSR ada 4 perusahaan perkebunan kelapa sawit yaitu, PT. Arrtu 24 RET Tanah latrit, 2 Ret di Jembatan Indotani, sisanya disepanjang jalan pelang, PT. Limpah Sejahtera 6 RET Batu dan Latrit, Exafator Mini, Kayu 10×20 Untuk meting dan Karyawan untuk pembuatan meting di KM 17 Pak Kacong, Koperasi Linggar Jati giat pembersihan parit dan PT. BGA 6 Dump Truck Batu.

” Giat pembuatan meting, penimbunan dan perbaikan jalan selesai sekitar pukul 18.30 WIB dan pada pukul 19.30 WIB sudah tidak ada antrian lagi dan arus kendaraan normal berjalan lancar seperti biasa. Selain giat tersebut diatas Tim dari Dinas PUPR Kab. Ketapang juga melakukan giat perbaikan jalan di Km. 16 sekitar Cafe Merah dengan menggunakan 1 unit greder dan 1 unit stom” paparnya.

Lebih lanjut Kapolsek MHS menerangkan, Karena kondisi cuaca musim penghujan dan banyaknya kendaraan pengangkut CPO dan TBS serta kendaraan lain yang over kapasitas yang melintas di akses jalan tersebut yang menyebabkan kondisi jalan sangat cepat rusak sehingga perlunya koordinasi bersama di tingkat Forkopimda untuk masalah tersebut guna tidak ada hambatan kedatangan maupun kepukangan peserta kafilah yang akan mengikuti giat MTQ di Kota Ketapang.

” Untuk PT. Limpah Sejahtera, PT Arrtu dan PT. BGA rencanaya masih melaksanakan penimbunan sisa batu dan latrit demikian juga dari Dinas PUPR Kabupaten Ketapang alat masih stanbay di Km.16 dan terkendala tidak adanya BBM untuk melakukan kegiatan perbaikan,” ungkapnya.

(Wan)