Delikcom.com, Manis Mata – Jum’at Curhat kali ini dilaksanakan polsek Manis Mata Polres Ketapang bertempat di warkop Pelangi desa Ratu Elok kecamatan Manis Mata kabupaten Ketapang, Jum’at (13/1/2023).

Hadir dalam kegiatan Jum’at tersebut, Kapolsek Manis Mata Iptu Adi Sudirman KS, S.A.P.,M.A.P, Danramil 1203-06 Manis Mata diwakili Bhabinsa, H. Anjang Jusni Tokoh Masyarakat, H. Ruswandi Kades Ratu Elok, Sucipto Perwakilan Camat Manis Mata, M Khaidir, Mugianto Tokoh Masyarakat, Sarbini Ketua FKPPI Manis Mata dan pesonil Polsek Manis Mata serta masyarakat lainnya sekitar 20 orang.

Kapolsek Manis Mata, Iptu Adi Sudirman KS, S.A.P.,M.A.P saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kegiatan Jum’at Curhat minggu ini berdiskusi tentang, pembangunan, Kebersihan serta Keamanan Desa Ratu Elok karena untuk daya Tarik investor. Membangun Sumber Daya Manusia Manis Mata khususnya Desa Ratu Elok dan pembinaan kepada remaja terkait kenakalan remaja.

” Ada beberapa hal yang kita terima masukan dari masyarakat yaitu pembangunan gedung SMK untuk kecamatan manis Mata kurang efisien karena letaknya sangat jauh dari ibu kota kecamatan namun kepala Desa Ratu Elok berupaya untuk pembangunan SMK ada di ibu kota kecamatan Manis Mata untuk peningkatan sumber daya manusia di Kecamatan Manis Mata,” ujar Adi Sudirman.

Selanjutnya Adi menyampaikan masukan masyarakat yang menyampaikan dibidang kesehatan agar stakeholder mendorong pemerintah untuk membangun rumah sakit yang layak untuk masyarakat serta selalu mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan.

” Sementara itu terkait maraknya kenakalan remaja di kecamatan Manis Mata agar Polsek Manis Mata bersama stake holder memberikan pembinaan kepada remaja melalui sosialisasi dan penyuluhan tentang kenakalan remaja khususnya penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Tokoh Masyarakat dan pemuda serta stake holder lainnya mengapresiasi upaya polsek Manis Mata sudah melakukan upaya upaya yaitu membantu mendorong percepatan perbaikan jalan yang rusak akibat curah hujan yang tinggi, memberikan himbauan kepada pengguna jalan untuk tidak melewati jembatan yang rusak dan menggunakan jalan alternatif lain yaitu perkebunan.

Melakukan sosialisasi dan himbauan terkait kenakalan remaja baik di desa maupun di sekolah sekolah dan mengajak Forkopimcam dan para tokoh untuk bersama sama melakukan pembinaan kepada para remaja baik disekolah, di lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat.

(Wan)