Delikcom.com — Pontianak Dr Herman hofi Munawar:Kehadiran nakhoda baru di Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat membawa angin segar dan harapan besar bagi masyarakat. Pengamat hukum Kalimantan Barat, Herman Hofi Munawar S.Pd., S.H., M.H., M.Si., MBA., C.Med., CPCD, menyatakan bahwa publik menyambut estafet kepemimpinan ini dengan keyakinan penuh bahwa rekam jejak luas yang dimiliki Kapolda baru akan memperkuat stabilitas dan penegakan hukum di Bumi Khatulistiwa. Namun, Herman Hofi memberikan catatan krusial yang harus menjadi agenda prioritas dalam masa jabatan ini: Pembenahan total kinerja penyidik di seluruh tingkatan.
Penyidikan Sebagai Jantung Penegakan Hukum Menurut Herman, integritas proses hukum sangat bergantung pada kualitas penyidikan. Ia menegaskan bahwa urusan penyidikan adalah “jantung” dari keadilan.

Baca juga:Kedekatan TNI dengan masyarakat kembali membuahkan hasil, Warga temukan 20 Butir Amunisi dan Diserahkan Ke Satgas Yon Parako 466 Pasgat

Ia menekankan bahwa hukum harus berpijak pada prinsip benar dan salah demi keadilan, bukan berdasarkan kalkulasi untung dan rugi.

Lebih lanjut, Herman mendorong agar setiap laporan masyarakat ditangani dengan kecepatan dan ketepatan tinggi. Pembenahan ini mendesak dilakukan untuk menghindari penundaan perkara yang tidak perlu (undue delay).

Ia menyarankan agar para penyidik diberikan ruang khusus untuk fokus pada fungsinya. “Penyidik jangan dibebani tugas-tugas lain di luar fungsi penyidikan. Pastikan setiap tahapan berjalan sesuai SOP dan undang-undang yang berlaku, bukan lagi menggunakan ilmu ‘waktebak’ atau sekadar menerka-nerka,” tegasnya

Baca juga:Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Harapan dan Pengawalan Publik Masyarakat Kalimantan Barat dipastikan akan terus mengawal kinerja Kapolda baru secara aktif. Transparansi dalam penanganan kasus akan menjadi barometer utama bagi publik dalam menilai keberhasilan kepemimpinan beliau.
Herman Hofi optimis bahwa dengan kapabilitas yang ada, Kapolda mampu melakukan pembersihan internal dan pembinaan berkelanjutan. Tujuannya agar personil kepolisian benar-benar kembali kepada jati diri sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat.
“Selamat bertugas kepada Kapolda Baru Kalimantan Barat. Semoga amanah ini dapat ditunaikan dengan penuh integritas. Kita berharap Kalbar bisa menjadi role model penegakan hukum yang humanis namun tetap tegas dan berwibawa,” pungkasnya dalam wawancara media ini 11/05/26.