Akibat hujan deras dua kecamatan di Ketapang Dinda banjir

Akibat hujan deras dua kecamatan di Ketapang Dinda banjir

Ketapang,- delikcom.com Akibat curah hujan cukup tinggi beberapa titik di wilayah kabupaten Ketapang di landa banjir terutama kecamatan sandai dan kecamatan hulu sungai banjir sejak Jumat 20 Juni 2025.dari dua kecamatan terpantau ada beberapa titik yang terdampak banjir untuk kecamatan sandai, desa Sandai kiri desa sandai kanan Desa petai patah desa demit desa Penjawaan dan desa randau jungkal untuk kecamatan hulu sungai.desa benua keriyo dan desa Senduruhan

Banjir menjadi merupakan bencana alam yang selalu terjadi saat musim penghujan tiba. Curah hujan yang tinggi dapat menimbulkan luapan air di sekitar wilayah. Oleh karena itu, perlu diketahui tindakan apa saja yang harus dilakukan saat terjadi banjir. Apa saja?

Baca juga:KM Bos Muda bermuatan 25 Ton Karam diperairan Padang Tikar

Baca juga;WK jati Kalbar resmi menutup acara bimtek CPNS Adhyaksa muda tahun 2024

Peralatan tersebut seperti senter, korek api, alat penerangan, dan peralatan darurat lainnya sangat penting, terutama jika listrik padam atau akses komunikasi terbatas. Senter membantu navigasi di area gelap, sedangkan korek api dapat digunakan untuk menyalakan api guna memasak atau menghangatkan diri.

Makanan instan menjadi solusi terbaik saat terjadi bencana karena mudah dikonsumsi tanpa perlu banyak persiapan. Pastikan makanan memiliki masa simpan lama dan cukup bernutrisi, seperti biskuit, makanan kaleng, atau mi instan, serta bawa air minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi.

Baca juga:Pembalakan hutan secara liar di desa permata di minta Kapolda dan Sefort bertindak tegas.lokasi tidak jauh.!!.

Bacaan Lainnya

Baca juga:Dugaan kriminalisasi,hutang piutang, meski jaminan warga jadi tersangka,?

Akibat bencana banjir menyebabkan masyarakat yang terdampak tidak bisa menjalan aktivitas pekerjaan seperti biasa nya.
Menurut keterangan salah satu tokoh pemuda Desa istana, Kecamatan Sandai Sumardi SM hingga saat ini debit air semakin naik dan belum menunjukan tanda – tanda air surut.

Sumardi SM di sekitar Kecamatan Sandai ada beberapa desa yang rumahnya terendam banjir diantaranya Desa Petai Patah, Desa Randau Jungkal, Desa Demit Desa Muara Jejak, Desa Istana, Desa Sandai kiri, Desa Penjawaan dan pasar Sandai,” paparnya.

Baca juga:Usai Viral Ujaran Kebencian, bupati ucap Pelaku Sudah Minta Maaf

Baca juga:LBH Pontianak:hakim hentikan perkara,pelapor dan terdakwa sudah berdamai,
Lebih lanjut, sumadi SM juga berharap agar masyarakat berhati – hati dan waspada, terutama mengawasi dan menjaga anak – anak terutama yang masih kecil agar terhindar dari hal – hal yang tidak di inginkan,” harapnya.
Selain itu Sumardi SM juga berharap dan memohon antisipasi dari pihak – pihak yang berwenang dalam antisipasi dengan terjadinya bencana alam, meskipun untuk malam ini cuaca sudah sedikit membaik namun debit air belum menampakan tanda – tanda menyurut,” ungkapnya.

RED:

Visited 320 times, 1 visit(s) today

Pos terkait