KM Bos Muda bermuatan 25 Ton Karam diperairan Padang Tikar

DELIKCOM.COM – delikcom.com Diterjang ombak Sebuah kapal motor KM Bos Muda bermuatan 25 ton kelapa dilaporkan tenggelam di Perairan Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin 16 Juni 2025.

KM Bos Muda berangkat dari Desa Sei Jawi, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya dengan tujuan Kecamatan Rasau Jaya itu tenggelam setelah mengalami kerusakan mesin dan dihantam gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem.

Baca juga:Pria Tertipu PSK Online di Ngabang, Uang Rp700 Ribu Raib

Kapolsek Batu Ampar, IPDA Rachmatul Isani Fachri melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade membenarkan kejadian tersebut. Ade menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat kapal mengalami kendala teknis pada bagian kopel, yang menyebabkan mesin mati di tengah perairan.

“Menurut keterangan dari Nakhoda kapal bernama Min, KM. BOS MUDA mengalami kerusakan pada bagian kopel sehingga kapal tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ketika sedang dilakukan perbaikan, cuaca mendadak memburuk disertai angin kencang dan gelombang tinggi,”jelas IPDA Rachmati Isani Fachri dikutip pada Kamis 19  Juni 2025.

Baca juga:Pria Tertipu PSK Online di Ngabang, Uang Rp700 Ribu Raib

Bacaan Lainnya

Ade menambahkan, cuaca ekstrem tersebut membuat bagian lambung kapal kemasukan air hingga akhirnya KM. BOS MUDA karam dalam posisi terbalik. Beruntung, lokasi karamnya kapal tidak jauh dari Pelabuhan Padang Tikar, sehingga Nakhoda dan empat anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan.

Baca juga:Tingkatkan Skill SDM Indonesia di Level Dunia, APPINDO-IASE Luncurkan Pelatihan Bersandar Internasional

“Seluruh awak kapal berhasil selamat dan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Nahkoda bersama empat ABK langsung menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju Pelabuhan Padang Tikar saat kapal mulai tenggelam,” tambah Ade.

Kapal dengan pemilik bernama Buhari itu membawa muatan kelapa sebanyak 25 ton. Selain Nakhoda Min, awak kapal lainnya diketahui bernama Kendi, Dino, Lin, dan Anwar.

Baca juga:PT (ALM) garap (HL) kasus sudah sampai ke satgas Garuda

Lebih lanjut, Ade menerangkan, usai karam KM. BOS MUDA akhirnya berhasil dievakuasi dengan cara menarik kapal menggunakan kapal motor menuju Pelabuhan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya pada pada hari Selasa (27/6/2025).

“Kondisi kapal memang sudah dalam keadaan terapung meski mesin masih dalam kondisi mati. Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan cara ditarik kapal lain hingga tiba di pelabuhan Kecamatan Rasau Jaya,”ujarnya.

‘’Kami mengimbau kepada seluruh pemilik kapal dan nelayan agar selalu memeriksa kesiapan mesin kapal sebelum berlayar serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar, terutama saat memasuki musim cuaca ekstrim,’’pungkasnya.

Visited 66 times, 1 visit(s) today

Pos terkait