KETAPANG – delikcom.com PT Agro lestari mandiri garap (HL) kasus sudah sampai ke satgas Garuda
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat, Adi Yani, mengonfirmasi bahwa laporan dugaan penggarapan kawasan hutan lindung Batu Menangis oleh PT Agro Lestari Mandiri (ALM) sudah masuk ke meja Satgas Garuda.

Baca juga:Diduga Ilegal pelabuhan disungai Ambawang APH tutup mata,

Satgas Garuda dibentuk sesuai amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

Poto patok hutan lindung yang diduga di rekayasa penancapan oleh tim KPH

Baca juga:Hak jawab Dari inisial HS atas berita yang telah terbit dengan judul berita HS, anggota BPD dobel jabatan Kepala desa harus bijak keluar kan SK”
Tindak lanjut ini dilakukan menyusul viral nya pemberitaan media dan laporan dari masyarakat terkait aktivitas perusahaan sawit yang merupakan anak usaha Sinarmas Group di Desa Simpang Tiga Sembelangaan, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.

Baca juga:PT Agro lestari mandiri garap hutan lindung, KPH Ketapang kuswadi tuding warga pelaku utama pengelolaan sawit di kawasan
“Sudah saya sampaikan ke Satgas Garuda. Kami juga akan turun bersama untuk cek langsung ke lokasi. Nanti tim kami akan berkoordinasi,” tegas Adi Yani, Minggu, 15 Juni 2025.

Warga Simpang Tiga Sembelangaan menyambut positif langkah cepat DLHK Kalbar. Mereka menyatakan siap mengawal pengecekan ke lapangan agar tim penegak aturan tidak diarahkan ke lokasi lain oleh perusahaan.

Baca juga:Diduga Serobot Hutan Lindung dan Operasi di Luar Izin, Anak Usaha Sinarmas di Ketapang Terancam Sanksi Berat

“Kami siap antar Satgas ke titik lokasi yang benar. Jangan sampai petugas dibelokkan ke tempat lain oleh pihak perusahaan,” kata RN, warga setempat.

Warga juga mendesak agar pemerintah mencabut izin usaha PT ALM jika perusahaan tetap melawan atau menghindar dari proses penegakan hukum. Mereka berharap ratusan hektare zona hijau yang sudah digarap bisa dikembalikan fungsinya sebagai kawasan hutan lindung.

Baca juga:Mobil ditsamapta Polda Kalbar tabrak rumah warga diduga bawa alat peti kepuas hulu

Langkah tegas kini berada di tangan Satgas Garuda. Masyarakat menunggu bukti nyata penertiban, bukan hanya janji dan retorika.