Delikcom.com KETAPANG – Pantau langsung kegiatan vaksinasi massal yang digelar Polres Ketapang Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro melakukan kunjungan kerjannya ke Polres Ketapang, Selasa (29/03/2022) pagi sekaligus mengikuti kegiatan Kapolri secara virtual.

Dalam kegiatan zoom meeting tersebut Kapolda Kalbar didampingi beberapa pejabat utama Polda Kalbar, Kapolres Ketapang, Wakil Bupati Ketapang, Ketua DPRD Ketapang, Dandim 1203/Ktp, dan Kejari Ketapang. Selain itu juga dihadiri oleh beberapa Oganisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Ketapang.

Usai kegiatan zoom meeting Kapolda langsung memberikan Tali Asih Kepada Lansia, Anak-anak dan Nakes. Tak hanya itu, Kapolda juga menyempatkan dirinya dengan memberikan Door Prize kepada anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan vaksinasi. Tampak dalam kegiatan tersebut Kapolda sangat dekat dan menyukai anak-anak. Kegiatan vaksinasi juga disambut antusias warga Ketapang dengan peserta vaksinasi berkisar seribu orang.

Kapolda Kalbar, Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo saat diwawancarai usai kegiatan menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Polres Ketapang pada hari ini dalam rangka Operasi Aman Nusa II Kapuas menjelang Puasa Ramadhan dan Idul Fitri. Selain itu juga menyampaikan himbauan terkait pencegahan Karhutla.

“Kehadiran saya disini dalam rangka kunjungan kerja kegiatan Operasi Aman Nusa II, yakni memastikan serta memantau langsung kegiatan serta capaian vaksinasi massal di kabupaten Ketapang. Selain itu juga memastikan kesiapan jajaran terkait pencegahan serta penanganan Karhutla di Ketapang.

Kapolda berharap warga yang belum mendapat vaksin, segara mendatangi lokasi pelayanan vaksinasi. Terlebih jelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri seperti saat ini.

“Untuk di Kalbar sini, untuk vaksinasi pertama kita baru mencapai 82,1 persen, vaksin ke dua baru 64 persen, sehingga harapan dari pemerintah, dari pak Presiden termasuk pak Kalpolri, kita vaksinasi dua bisa mencapai 70 persen,” papar Kapolda.

Menanggapi rendahnya cakupan vaksin booster. Kapolda mengajak warga yang sudah melewati masa tiga bulan sejak vaksin ke dua untuk segera mendapatkan booster di lokasi pelayanan yang sudah ditentukan

“Menjelang puasa dan Idul Fitri, mungkin ada masyarkat yang ingin berpergian dan sebagainya, salah satu syaratnya yaitu vaksin satu dan dua termasuk booster,” terangnya.

“Sudah ada, ada dosis tersendiri untuk booster, sudah disiapkan, dengan catatan yang sudah vaksin satu, vaksin dua, waktunya tiga bulan,” timpalnya.

Terkait himbauan Karhutla, Kapolda mengajak seluruh Stakeholder terutama Polres jajaran agar selalu melakukan pencegahan dengan cara mengedukasi masyarakat.

“Masyarakat yang masih menggunakan kearifan lokal boleh membakar setelah memenuhi tiga syarat yakni lahan tersebut bukan lahan Gambut dan maksimal 2 hektar, terus dilahan juga harus memiliki skat kanal serta pada saat membakar harus menyediakan alat atau mesin pemadam,” tuturnya.

Kapolda menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada warga yang dikenakan pidana terkait kasus pembakaran.

“Sejauh ini belum ada yang dipidanakan, karena kita juga sudah bekerjasama dengan pihak pemerintah dalam mengantisipasi karhutla ini, dengan menggunakan satelit sebagai alat pemantau,” tukasnya.

(wan)