Tim Penilai Korem 121/Abw Tinjau Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 Wilayah KODIM 1203/Ktp

Delikcom.com, KETAPANG – Dalam rangka lomba Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 di wilayah Kodim 1203/Ktp, Korem 121/Abw menerjunkan Tim Penilaian dan langsung menuju ke 21 Desa Penilaian yang terdiri dari 16 Desa di Kab. Ketapang dan 6 Desa Kab. Kayong Utara, Selasa (27/10/2020).

“Tim Desa Mandiri Sehat Bebas Covid-19 tersebut dipimpin oleh Mayor Czi Ramdani Pasi Bakti Korem 121/Abw selaku penilai di wilayah Kal-bar.

Mayor Czi Ramdani menerangkangkan,“ Indikator-Indikator penilaian, di antaranya fasilitas-fasilitas umum meliputi, Perkantoran, Pasar, tempat ibadah, fasilitas pelayanan kesehatan meliputi Polindes dan Posyandu termasuk penempatan Posko penanganan Covid-19,” Terang Mayor Czi Ramdani menjelaskan kriteria penilaian.

“Kita lakukan sesuai ketentuan penilai yang sudah ditentukan. Selain itu, kita juga melaksanakan pengecekan protokol kesehatan Desa dan ketersediaan sarana pendukung yang dimiliki desa, Relawan desa dalam rangka penanganan penyebaran covid 19 di wilayah,” paparnya.

“Adapun penilaian upaya yang sudah dilaksanakan untuk membantu warga meliputi pemanfaatan lahan pekarangan dan memberikan pelayanan internet gratis untuk anak sekolah, selama pandemi Covid-19,” lanjut Mayor Czi Ramdani.

Ia menambahkan, adanya peningkatan dan inovasi yang kreatif dari upaya yang sudah dilaksanakan selama penanganan penyebaran Covid-19, diharapkan pembuatan informasi melalui pamflet atau brosur tentang himbauan penanganan Covid-19,” tandanya.

Dandim 1203/Ktp, Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H,M.Sc melalui Pasiter Kodim 1203/Ktp, Kapten Inf Yulianto, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Tim Penilai juga melaksanakan pengecekan sarana penunjang yang merupakan upaya desa untuk mengatasi kesulitan warga.

“Seperti ketersediaan ambulans desa, pelayanan Internet gratis, ketahanan pangan yg secara swadaya dilaksanakan oleh warga desa setempat. Sementara itu pemanfaatan Posyandu yang selama Pandemi Covid-19 ini, kita gunakan sebagai posko dan ini bisa dimanfaatkan sebagai rumah isolasi bagi warga pendatang atau warga yang melaksanakan bepergian keluar kota, sehingga mempermudah pemantauan,” pungkasnya. (Wan)

(Pendim 1203)