Jalan Rusak Hambat Akses Kesehatan dan Ekonomi Warga

Delikcom.com, Jelai Hulu – Infrastruktur jalan di Kecamatan Jelai Hulu Menuju Kecamatan Tumbang Titi yang rusak parah, berdampak pada akses menuju ke unit pelayanan kesehatan. Warga Kecamatan Jelai Hulu merasa kesulitan untuk berobat ke Pusat Kesehatan yang letaknya berada di Kabupaten Ketapang.
Banyak faktor yang akan terhambat seperti akses ekonomi warga berpengaruh terhadap mahalnya harga kebutuhan pokok. Membawa orang yang sakit, malah makin parah sakitnya. Karena jalan yang rusak, juga membuat perjalanan lebih lama.
Saat dikonfirmasi, Laurensius Trijan selaku tenaga medis Puskesmas Riam mennggapi terkait viralnya foto salah satu warga Desa Sidahari yang di tandu melewati jalan rusak.
” Pada pukul 17.30 Wib saya di panggil oleh salah satu keluarga pasien untuk datang kerumah pasien . Dimana pasien tersebut adalah teman sejawat kami yang bertugas di Desa Sidahari sebagai Bidan Desa. Sesampai di rumah pasien ada teman saya juga yang sedang memeriksa dan memberikan pertolongan yaitu perawat Ibu Evi yang bertugas di desa Pasir Mayang dan ibu Rensi bidan Desa Rangga Intan. Setelah kami periksa dan kami berikan pertolongan seadanya karna keterbatasan alat dan keadaan. Kami pasang infus dan berikan beberapa obat sembari kami konsul dengan Dokter dan di putus kan untuk dirujuk ke ketapang,” tuturnya.
Laurensius melanjutkan, seketika itu Keluargapun bersiap-siap. Ayah pasien menghubungi salah satu keluarga di Kecamatan Tumbang Titi untuk menjemput pasien di salah satu titik terparah jalan yang putus dan tidak bisa di lewati oleh mobil.
” Akhirnya keluarga yang di Tumbang Titi menginfokan bahwa ada ambulan dari Tumbang Titi yang menjemput. Kami mengantar menggunakan mobil keluarga pasien sampai titik terparah itu. Dan menyeberangi jalan yang putus itu pasien kami tandu dengan bed ambulan. Dari tempat itu sampai ke Ketapang pasien di dampingi oleh bidan Desa Rangga Intan. Terimakasih Pak hanya itu yang bisa saya sampaikan mengenai foto yang viral terkait ada pasien yang di tandu melewati jalan yang rusak,” kisah Laurensius.
Sementara itu, Salah satu warga Desa Tanggerang Kecamatan Jelai Hulu, Asen menyampaikan sudah puluhan Tahun masyarakat Jelai Hulu dan sekitarnya memimpikan jalan yang mulus dan beraspal.
” Setiap musim penghujan antrian dimana mana, berpengaruh terhadap kelancaran akses ekonomi warga, harga sembako menjadi mahal, akses kesehatan terhambat. Seakan Kecamatan Jelai Hulu di anak tirikan jika bicara persoalan jalan. Pemerintah seakan menutup mata terhadap buruknya infrastruktur jalan ini. Jalan lintas antara kampung Kekura dan Mahawa itu butuh perbaikan serius dari Pemerintah bukan hanya sekedar mengharapkan program CSR perusahaan saja. Kami sebagai masyarakat penguna jalan tersebut menuntut Dinas terkait untuk segera mengambil tindakan guna perbaikan jalan tersebut,” kesannya.
Menurutnya, Kami masyarakat Jelai Hulu sudah ikut andil kami berdonasi mengumpulkan uang guna perbaikan jalan tersebut ya walau hasilnya tidak maksimal.
” Sekarang kami menunggu respon Pemerintah Terkait guna menyikapi serta mengambil solusi,” pungkasnya.
(Alosius Hardono, SE)





