Truk Fuso Bermuatan Kayu Log Resahkan Warga Sandai

Truk Fuso Bermuatan Kayu Log Resahkan Warga Sandai

Ketapang – delikcom.com Aktivitas truk Fuso bermuatan kayu log besar yang melintasi jalan umum di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, menimbulkan keresahan di kalangan warga dan pengguna jalan.

Baca juga:Diduga terjadi gratifikasi dan bocoran tes akademik,lima bakal calon kepala desa bikin laporan di polres Ketapang

Truk-truk tersebut disebut kerap melintas di jam-jam padat tanpa pengamanan memadai, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Baca juga:Jaksa Menyapa: Kejati Kalbar melalui Pendekatan Restorative Justice

Salah satu warga berinisial DP menyampaikan keluhannya melalui media sosial Facebook. Ia mengaku khawatir karena truk dengan muatan besar itu tetap melintas meski kondisi jalan sempit dan lalu lintas sedang ramai.

Baca juga;Kapolres Pimpin Patroli Skala Besar,137 Personil dikerahkan akan tindak premanisme

Bacaan Lainnya

Menurut warga dalam sehari bisa dua sampai tiga truk yang lewat. Badan truk besar, muatan kayunya juga besar dan tanpa menggunakan pengaman yang memadai.

Baca juga:Polemik Lahan 400 Ha di Desa Kubu, Kabid Tata Ruang: Lahan Bisa untuk Kebun dengan Syarat Khusus

Muatan kayu log berdiameter besar itu diduga milik salah satu perusahaan pengolahan kayu, CV multi guna, yang beroperasi di wilayah Sandai.

Warga menduga pengangkutan dilakukan tanpa mengikuti standar keamanan transportasi kayu, seperti penggunaan tali pengikat khusus atau pengawalan lalu lintas.

Baca juga:Tiga Buronan Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Bank Daerah Kalbar Serahkan Diri ke Kejati

Selain risiko kecelakaan, kehadiran truk-truk besar ini juga dinilai mempercepat kerusakan jalan yang hanya dirancang untuk kendaraan ringan hingga sedang.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak berwenang segera turun tangan. Mereka mendesak agar lalu lintas kendaraan perusahaan diatur ulang, setidaknya tidak melintas di jam-jam sibuk dan tidak melalui jalan umum yang padat penduduk.

Baca juga:Tiga Buronan Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Bank Daerah Kalbar Serahkan Diri ke Kejati

“Sebaiknya ada jalur khusus atau setidaknya jadwal khusus. Jangan sampai terjadi kecelakaan baru ada tindakan,” ujar warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait aktivitas pengangkutan tersebut.

Visited 243 times, 1 visit(s) today

Pos terkait